Alexia
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2020
Langit menjerit menahan pahit Air berjatuhan meninggalkan awan Sungguh hati terkikis sakit Oleh tajam nya ucapan Malam tak lagi kelam Sunyi tak lagi sepi Tangan tak mampu menggenggam Jutaan harapan berlari Hujan bergemuruh Seiring hari yang runtuh Angin bertiup kencang Seiring rasa ini datang Hati lelah untuk terus menanti Kau yang terus berlari Sadarkah kau akan kehadiran ku? Sadarkah kau akan hatiku? Sadarkah kau akan Rasaku? Sadarkah kau akan Pengorbanan ku? Entah itu masih sebuah rahasia Next Baca❤🙈
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart Waiting For You
  • JUst foR YoU ❤️
  • Pelangi Setelah Hujan (END)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Back Or Πot ? [ HiΠata Centric ]
  • Disturbances (End)
  • • EUTANASIA •
  • My Junior My Love ✔️

Lelah menanti.. Cinta untukmu tak pernah berbalas. Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya. Lucu memang, aku masih saja merindukanmu.. Walau kutau hatimu telah mati untukku. Lucu memang, hati ini selalu berbunga-bunga untukmu walau ku menangis disetiap malam. Lucu memang, aku masih saja mengharapkanmu.. Walau selalu luka yang kudapat. Dalam pedih hatiku, rasa ini masih berharap besar padamu. Suara hatiku selalu bernada sama setiap harinya.. Menyanyikan nyanyian rindu hanya untukmu. Pernahkah engkau merasakan apa yang kurasakan? Pernahkah kau sadar besarnya rasa yang kuberikan? Sepi sendiri, terlupakan.. Kau menghilang begitu saja. Dan diriku terdiam dalam angan, sepi dan menggigil dalam ketakutan. Menyadari bahwa betapa jauh dirimu, betapa sunyi jiwaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines