Dear AlTar

Dear AlTar

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 5, 2019
Terkadang hidup ini menyakitkan, karna tak sesuai dengan kemauan. Namun terkadang juga menyenangkan, karna lebih dari yang diinginkan. Skenario Tuhan memang mengesankan, bahkan sering membawa kejutan. Tapi itulah realita kehidupan. Yang tanpa kita sadari semua itu hanya demi kebaikan. "kamu oplas ya?" pertanyaan yang refkles keluar dari mulut seorang tari tatkala pertama kali melihat sosok yang akan menjadi imam dihidupnya. -------------------- "Berkali-kali menangis karna dipatahkan, bukan berarti tari akan berhenti untuk terus mengharapkan. Karna di setiap kejadian, pasti ada kebaikan yang Allah simpan". ~Mentari "Bersyukur karna Allah telah mengabulkan dan menyatukan. Namun tak ayal, takdir datang membawa kejutan untuk menguji seberapa besar kuatku mempertahankan". ~Al ------------------ Selamat membaca ya readers.......:)
All Rights Reserved
#155
kasihsayang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • ALONE
  • Belia & Keandra (END)
  • UNREQUITED LOVE
  • Jodoh Pilihan
  • Tubby, I Love You! (Selesai)
  • Pelabuhan Terakhir (Proses Cetak)

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines