NAISILA  [TERBIT]

NAISILA [TERBIT]

  • WpView
    Reads 128,186
  • WpVote
    Votes 5,574
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 10, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Note: Cerita sudah END dan proses revisi Happy Reading♥ "Kita itu apa?" "Al Nanya sama Nai?" tanya Gadis itu begitu polos. "Terus sama siapa lagi? di sinikan cuma ada aku sama kamu," jawab laki-laki itu gemas. "Masa Al enggak tau! Kita itu manusia yang menghirup Oksigen dan mengeluarkan Karbondioksida," jawaban yang keluar dari mulut Naisila membuat laki-laki itu takjub. Ia kira gadis itu akan menjawab. 'Kita itu Teman' atau 'kitakan temenan' "Pinter banget sih pacarku," ujar laki-laki refleks. "Pacar?" "Iya, pacaran yuk?" °°°°°°°°°° Story pertama♥
All Rights Reserved
#8
arvin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • GALASKA [RE-UPLOUD]
  • Without Female Friends✅
  • DANGEREUX
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • DAKSA [END]
  • dimana janji tersebut
  • SABDA [Moving]
  • ARESKA DAN ALENTA (End)
  • Raden

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines