Kapten Baret Merah (slow)

Kapten Baret Merah (slow)

  • WpView
    Reads 11,941
  • WpVote
    Votes 435
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 4, 2020
Sepenggal kisah antara kacang ijo pilihan dengan mahasiswi semester akhir yang sedang KKN :v . . . Mungkin kisah mereka tak akan seromantis kisah cinta Kapten Yoo dan Dokter Kang. Tapi juga tak akan setragis kisah cinta Romeo dan Juliet. Tak perlu menjadi kisah paling romantis atau apapun. Bagi mereka, kisah mereka adalah kisah yang paling membahagiakan yang akan mereka kenang sepanjang hidup mereka. Takdir yang mengharuskan mereka masuk kedalam skenario Tuhan yang akan menyatukan mereka dalam sebuah ikatan. . . Raysa Aylina Az-zahra. Seorang gadis yang pendiam, cengeng, manja dan suka baperan, namun juga seorang gadis yang cantik, pintar, aktif dan suka membaca. Diusianya yang akan beranjak dewasa itu dia mulai berhijrah untuk memperbaiki dirinya. Hingga ketika dia menjalani KKN nya, Raysa bertemu dengan seseorang yang mampu menarik perhatiannya. Sosok yang akan menjadi pelabuhan terakhirnya dan senja baginya. . . HAPPY READING :)
All Rights Reserved
#60
kkn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdirku Untukmu (END)
  • Amanah Cinta Seorang Gus [ END ]
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • 🧸 𝗢𝗻𝗹𝗶𝗻𝗲 𝗙𝗿𝗶𝗲𝗻𝗱𝘀 🧸
  • ATHABEL (ON GOING )
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • TAKDIR ALYA
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Hiraeth to Everlasting Sun

📚 Spiritual - Romance "Saya gak gigit kok, gak perlu takut," ucap Rafa di tengah-tengah kesunyian mobil, membuat Aida tercenggang. Dila yang sedang menunduk sambil memegang erat cardigannya sontak menatap ke arah depan, mendapati suara tawa Aida dan Rafa di depan, jantung Dila semakin abnormal. "Kenapa takut sih? Bang Rafa bukan karnivora kok," ujar Aida yang membuat Dila meringis malu. "Saya omnivora." Rafa lalu terkekeh, tanpa menghadap ke arah belakang. "Bang Rafa itu omnivora, dia makan nasi, makan ayam, makan sayur, makan hati juga." Aida terkekeh pelan sambil memukuli pundak Rafa pelan. "Eh, saya memang suka hati ayam kok," tutur Rafa begitu asyik mengobrol dengan Aida. "Bukan hati ayam, Bang tapi hati Abang yang udah karatan karena udah lama gak disinggahi," ucap Aida yang membuat Dila tersenyum tipis. "Abang masih menuju halal, tunggu beberapa bulan ke depan," ujar Rafa yang membuat Dila penasaran, eh sedikit. 📚Cover dibuat dari gabungan pict Pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines