ALFREYA

ALFREYA

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 7, 2019
Kamu yang membuat diri ini jatuh hati. Kamu yang membuat diri ini kecewa. Kamu juga yang membuat rasa ini hilang dengan sekejap tetapi, rasa sakit itu ada. Selamat atas dirimu yang telah membuat diriku jatuh sejatuh jatuhnya. --Freya Mumtazia ---- Alfarel Nurkhoirullah. Murid laki laki yang memiliki paras tampan tapi manis yang dapat membuat para perempuan enggan berkedip saat bertemu dengannya. Pintar bermain gitar dan mempunyai suara yang bisa menghipnotis seluruh penghuni sekolah, tetapi sangat menyebalkan. Freya Mumtazia. Perempuan dengan paras yang biasa saja tapi manis, apa lagi ketika dia tersenyum. Perempuan yang bawel, tidak bisa diam dan sangat suka berteriak hingga teman teman menjulukinya 'kaleng rombeng'. Mereka berdua memiliki hubungan yang tidak jelas, hingga disuatu hari ada sesuatu yang membuat mereka kembali pada masa tidak saling mengenal satu sama lain.
All Rights Reserved
#807
hts
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]
  • ALTERIO
  • ATTHALLAH
  • Senja Assyifa [COMPLETED]
  • Me is Mine
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Ragu
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • REINRA

•First Story• Genre = islamic, romance. °°°° Bukankah Ayah adalah sosok cinta pertama dari anak perempuan nya? Tapi bagaimana jika orang yang disebut sebagai 'Ayah' ini menorehkan luka hingga membuat trauma? Apa masih pantas disebut Ayah? Kehidupan tidak selalu sempurna. Zahra tahu itu. Menjadi anak broken home bukan sesuatu yang mudah. Dan Zahra juga yakin bahwa ibunya tidak mudah membesarkan nya seorang diri. Tidak ada perpisahan yang menenangkan, meskipun perpisahan tersebut diselesaikan dengan baik-baik. Persepsi 'Buah jatuh tak akan jauh dari pohonnya' membuat Zahra menganggap bahwa semua laki-laki itu sama. Ayahnya saja bisa menyakitinya apalagi lelaki lain? °°°°°° Note : 1. Ini adalah cerita pertama dan murni dari pemikiran saya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan tokoh, latar, dan waktu dalam cerita ini. 2. Jangan hanya melihat dari cover, buka saja dulu. Lihat isinya, dan semoga tertarik🤗 #Selamat Membaca❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines