Sweet Mistake (On going)

Sweet Mistake (On going)

  • WpView
    Reads 1,715
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika cinta secara tidak sengaja menyatukan dua insan dalam satu tragedi-- bukan, bukan tragedi tetapi satu kesempatan dimana semua terlambat. Namun, pada kenyataannya mereka tetap menjadi satu kesatuan sebagaimana mestinya. Apakah Bianca dapat mempertahankan keyakinannya? Atau mungkin, justru Adrian-lah yang berusaha semakin kuat menjelang akhir? Cerita cinta yang sangat biasa dan monoton, tapi patut ditunggu hingga selesai. "Adrian, aku pastikan kalau pernikahan kontrak ini akan tetap berakhir pada waktu yang seharusnya." "Bianca, bisakah kita memulai semuanya dari awal?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Of Marriage
  • Please Don't Go | END
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Pengganti  [END]
  • I Love You But I'm Letting Go
  • Mungkin? (Tamat)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Eleftheria
  • Pengantin Pengganti [TAMAT]
  • Trial & Error

Charentia Dirantra tak pernah bermimpi akan menikah di usia dua puluhan karena tekanan tak kasatmata dari keluarganya. Ia bukan dijodohkan, tapi tak diberi pilihan. Di sisi lain, Vincent Marchant, putra sulung dari keluarga terpandang, tersandung skandal besar yang menyeret nama baik keluarganya ke jurang kehancuran. Mereka bertemu bukan karena cinta, apalagi takdir, melainkan karena kebutuhan akan jalan keluar. Sebuah pernikahan yang diatur tanpa paksaan, tapi dipenuhi tekanan. Semua demi menjaga nama, reputasi, dan kedamaian yang rapuh. Namun rumah tangga itu tak membawa kehangatan, yang tumbuh justru jarak dan dingin yang merambat. Tak ada pelukan yang menenangkan, tak ada tawa di meja makan, hanya dua orang asing yang saling menghindar di rumah seluas istana. Dendam dan amarah jadi bahasa sehari-hari mereka. Hingga suatu kejadian tak terduga menyentak keduanya, membuka sisi lain yang tak pernah mereka lihat sebelumnya. Saat rasa benci berubah jadi peduli, saat keheningan mulai diisi percakapan jujur. Dan mereka mulai bertanya-tanya... Apakah cinta bisa tumbuh dari puing-puing pernikahan yang awalnya cuma pura-pura?

More details
WpActionLinkContent Guidelines