Aku dan Rasa

Aku dan Rasa

  • WpView
    LECTURAS 143
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 9, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Kolaborasi prosa Cellia Vidyana × Alifia Loveista Seseorang tidak dapat memilih kepada siapa ia akan menjatuhkan hatinya, tapi seseorang dapat memilih kepada siapa ia akan menjatuhkan harapnya. Aku sudah memutuskan untuk menjatuhkan harapku pada seseorang yang masih terbayang luka. Masa lalu kelam sebagai benteng kokoh yang menghalangi rasaku untuk menerobos masuk mengobati laranya. Jika ragu masih menjadi penghalang utama, sanggupkah aku untuk terus meyakinkannya? Kuharap semesta tak cepat membuatku lelah. Semoga ragumu dapat segera aku robohkan, laramu dapat segera aku sembuhkan, dan rasaku dapat segera terbalaskan. - Guitara Jangan lupa mampir dan temukan setiap kata yang bermakna dalam kisah keduanya. Copyright by Alifia Loveista 2019.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • jangan percaya seseorang
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • ILY Alfarel [Terbit]
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • CERPEN (END)
  • I HATE YOU, I LOVE YOU [COMPLETED]
  • Another Side ¦ Book 1 Of 2✔

Tiga tahun lalu, aku melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku-aku menghancurkan hati seseorang yang paling tulus mencintaiku. Namanya Ellen. Dia segalanya. Tapi waktu itu, aku memilih orang lain... dan melepas satu-satunya orang yang seharusnya aku jaga. Kini, dia telah bahagia bersama yang lain, sementara aku? Masih terjebak dalam bayangannya. Dalam penyesalan yang diam-diam membunuhku setiap malam. Saat aku memutuskan untuk tinggal sementara di rumah kakek dan nenekku yang sepi, segalanya mulai terasa aneh. Rumah itu terlalu tenang. Terlalu dingin. Ada suara-suara yang muncul ketika semua sudah tidur. Ada bayangan yang muncul saat aku berpikir tentang Ellen. Aku tahu ini mungkin cuma rasa bersalah... tapi semakin lama, rasanya semua ini lebih dari sekadar ilusi. Apakah masa lalu benar-benar bisa menghantui seseorang? Atau ini cara semesta mengingatkanku-bahwa aku telah menyia-nyiakan seseorang yang tak akan pernah kembali? "Jangan Percaya Seseorang" bukan hanya kisah cinta biasa. Ini tentang penyesalan yang tak bisa ditebus. Tentang seseorang yang berusaha menebus dosa kepada cinta pertamanya. Dan tentang bisikan-bisikan malam yang terdengar seperti suara seseorang yang dulu pernah mencintaimu... tapi kini tak lagi manusia. Jika kamu pernah menyakiti seseorang yang tulus... cerita ini akan terasa sangat dekat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido