masa Remaja adalah masa di mana kita menjalin sebuah ke sepakatan. Antar memilih maju,mundur,atau berbelok. Kadang jalur yg kita pilih itu sama sekali tak ada kebaikan nya untuk kita.
Dan juga,,,masa Remaja adalah masa di mana keterjalinan cinta antar seorang manusia dengan manusia lain terjadi. Kadang orang melihat kita itu dari fisik kita bukan dari hati. Kasus eperti ini kerap terjadi di kalangan anak Remaja,,masa masa di mana seseorang itu mencari jati diri,mencari ke mana ia akan memilih dan berlabu.
cerita ini menceritakan kisah seorang anak manusia yg selalu berpijak kepada sesuatu hal yg tak pernah pasti di dalam hidup nya. Menceritakan bagaimana harus berjuang,bagaimana harus menghargai,,,Dan juga menceritakan tentang arti kesetiaan.
deskripsi nya itu dulu ya heee...))
sebelum baca follow dulu akun aku guys😁
cekidot...langsung tambah kan ke perpustakaan kalian yaa...heee...
eh btw aku juga mau ngasih tau ni..konflik di cerita aku ngk berat berat amat kok hee..menurut aku sih:))
intinya kesetiaan adalah modal utama untuk mengapai sesuatu,terutama mengajarkan kita harus mengapai dan menghargai orang yg menyayagi kita.
Dua remaja. Dua keyakinan. Satu perasaan yang tumbuh diam-diam... lalu meledak diam-diam.
Di balik tatapan mata yang saling mencari, ada rahasia yang tak bisa diucap. Di antara langkah-langkah mereka yang tampak biasa, ada jalan terjal yang tak terlihat oleh siapa pun.
Ini bukan kisah cinta biasa.
Jere dan Wulan dipertemukan oleh sesuatu yang tak bisa dijelaskan, namun dipisahkan oleh kenyataan yang terlalu jelas untuk diabaikan. Mereka mencoba melawan-kadang dengan keberanian, kadang hanya dengan harapan. Tapi semakin mereka mendekat, dunia seperti menarik mereka menjauh.
Setiap pertemuan menyimpan luka tersembunyi. Setiap keputusan menyisakan jejak yang tak kasat mata. Mereka saling mencintai, tapi juga saling menyakiti... karena cinta mereka berjalan di tepi jurang yang rapuh.
Dan yang paling misterius dari semuanya:
Apakah perasaan itu nyata? Atau hanya bayangan dari sesuatu yang pernah mereka miliki-dan sudah lama pergi?
Di balik setiap dialog, setiap diam, setiap janji yang tak pernah selesai diucapkan... ada teka-teki besar:
Apakah cinta memang cukup untuk menyatukan dua jiwa yang ditakdirkan berbeda sejak awal? Atau justru cinta-lah yang akhirnya menghancurkan mereka?