We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Harapan

Harapan

  • WpView
    Reads 603
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Harapan itu seperti sayap makin tinggi kau dibawnya terbang makin sakit jika ia mendadak hilang " "Tolong ngejauh dari gua" Kata bagas ke Gadis manja itu "Itu ga mungkin!! Qinaya bakal tetap tunggu kak sampai kak bisa buka hati untuk Qinaya" gadis itu pun pergi dan meninggalkan senyum dengan percaya diri WARNING:TOLONG SHARE YA GUYS KARNA INI PERDANA AKU BUATNYA...JANGAN LUPA TEKAN BINTANGNYA GUYSS!!! TERUSS DISIMPAN KE PERPUSTAKAAN KALIAN... JANGAN LUPA DI SHAREE..... Ig:@arsyoy_ NOOO PLAGIAT"
All Rights Reserved
#12
romatic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Paradise
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Arsyilazka
  • AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • CLOSER
  • Promise or Leave
  • OUR STEP

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines