Before Sleeping

Before Sleeping

  • WpView
    Reads 250
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 6, 2019
UPDATE SETIAP HARI!!! "Dalam satu hari, lo udah bikin dua masalah dalam hidup gue," kesal Devan "Dua?" bingung Fira "pura-pura lupa lo yang tadi pagi?" mendengar itu Fira langsung teringat "gue udah mau kasih tau lo, ruang kepala sekolah sementara pindah ke atas karena ada renovasi tapi lo belagu banget tadi jadinya gue kesal ya udah gue tinggalin aja lo," jelas Fira "Dan juga, masalah ini bukan kesalahan gue, Andira yang bikin masalah," lanjut Fira "tapi lo juga yang bikin perpanjangan masalah sampai kita di keluarin gini," "inikan juga salah lo yang nyalah-nyalahin gue sama Dira," kesal Fira Devan geram, ia menghembuskan nafas kasar. Mereka tiba di kantin lalu duduk di sudut kantin, dengan saling diam dan Pandangan yang berbeda-beda. "Lo gak suka sama gue tapi masih aja duduk dekat gue," kesal Fira menatap sinis Devan "kapan lagi lo bisa duduk sama cowok ganteng," pernyataan Devan membuat Fira semakin kesal Saran : jangan baca setengah-setengah biar feel nya dapat :)
All Rights Reserved
#346
ceritafiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Hujan di Langit Aresta
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • Let Me Love You Longer
  • PENA ASMARA | TAMAT✅
  • Because I'm Stupid (End)
  • DAKSA [END]
  • Me,You and the story we went through.
  • A.N.J.A.Y

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines