What's wrong with my life?

What's wrong with my life?

  • WpView
    LECTURAS 41
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, nov 7, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Entah apa yang ada dipikiran Nita hingga mau menerima permintaan pamannya tadi. Sekolah? Yang benar saja, dia bahkan takut berkenalan dengan orang baru setelah kejadian 3 tahun lalu. Dan sekarang dia dengan mudahnya menerima tawaran dari pamannya untuk bersekolah lagi. Mulutnya benar-benar nggak bisa diajak kerja sama lagi dengannya. ** "Ternyata Tuhan memang tak pernah adil pada manusia, Dia selalu menginginkan aku mengalami kesedihan dan penderitaan. Kapan aku bisa bahagia, paman? Haruskah aku mengalami hal ini seumur hidupku? " -Nita Prasilas "Kenapa kau bisa mengatakan bahwa Tuhan tak pernah adil padamu? " -Paman Gion
Todos los derechos reservados
#18
my
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DENNIES
  • About kevin (End)✅
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Waktu?
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • A Fractured Soul
  • Maaf' (Revisi)
  • Sejenak Luka
  • Satria Dirgantara [Complete]
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido