Bundar
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Sempurna itu defenisi dari fisiknya Cacat itu defenisi dari otaknya Barbar itu defenisi dari sikapnya Sunyi itu defenisi dari kehidupannya Fluit berbunyi di gor volli senayan dan gadis itu sudah siap di posisinya untuk menserve sibundar yang berada di tangannya, itu pertama kali dirinya bermain di liga professional setelah menjadi cadangan selama 1 musim. Mischa Avalence Larasati gadis cantik yag berbakat dibidang fisik, kehidupannya normal dan menyenangkan memiliki kekasih dan sahabar-sahabat yang selalu mendukung hingga seorang pria muncul merubah kehidupannya, dihadapai oleh pilihan sahabat, cinta atau keluarga. Dari cerita ini kamu akan tahu apa itu pengorbanan dan persahabatan.
All Rights Reserved
#219
mimpi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gadis Ini Lahar
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • Gula - Gula
  • Hilang
  • Cinta untuk Champa
  • Cinta Haluku Menjadi Nyata
  • BEFUDDLES (SELESAI)

Mawar lucyana namanya, keras kepala sifatnya. Dia siswi dengan pikiran yang mulai sedikit dewasa saat SMA tetapi ugal-ugalan tindakannya. Libur akhir kelulusan SMP membuatnya sedikit merasa berantakan. Pertemuan yang tak terduga dengan seseorang di penghujung Parangtritis, dan keputusan ayah mawar yang mendadak. tuan ombak, rumah, dan Bandung yang mulai mawar coba untuk menerimanya di hati yang sekeras tembok china. Penasaran akan kisah perempuan yang memiliki Lika liku nya saat hidup di tempat yang bukan keinginannya, dan semua ekspektasi yang tak terlaksanakan juga masalah yang ia hadapi sendirian, akankah bisa mawar membereskan nya?? Ayo!!! baca!!!~ "Gadis ini Lahar". Novel pertama yang direncanakan oleh anak SMP saat 2 tahun yang lalu, yang kini sudah menginjakkan kakinya di salah satu SMK di Bandung dengan hanya bermodalkan telepon genggam, otak, waktu, dan jari jari yang ia ketik pada layar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines