NAIF
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 7, 2019
permainan kartu masih berjalan. tangan masih bersemangat mengacak, lembaran satu persatu mulai dijatuhkan. Dan aku, naif untuk berbicara naif untuk mengatakan yang sesungguhnya. asing, tapi begitu dekat. dekat, tapi terasa asing. saat itu juga lagi-lagi otakku dan hatiku tak sepaham.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Thanks for all
  • I'm Sorry. (END)
  • SUTSUJIN
  • I'm so sick | Jaehyun•Jiho✓
  • {END} The King! Who stole my heart!! (KageyamaxReader (Oc))
  • Tentang Kita
  • **************muleh**********
  • Married By Accident

Bagaikan tenggelam dilaut yang dalam dan gelap.air terus memenuhi paru-paruku.aku tidak bisa bernafas.Aku tak mampu berenang kepermukaan,dan aku sudah tenggelam terlalu dalam.Namun,ada satu hal yang lebih menyakitkan dari semua ini.Mengetahui bahwa aku masih hidup,itulah yang lebih menyakitkan.Awalnya aku kira semuanya sudah berakhir.Namun,ada satu tangan yang meraih tanganku dan membawaku keluar dari penderitaan itu.ucapan ini untukmu yang selalu ada untukku,"terima kasih".

More details
WpActionLinkContent Guidelines