Story cover for Memories by Hyunarali
Memories
  • WpView
    Bacaan 241
  • WpVote
    Undian 24
  • WpPart
    Bahagian 1
  • WpView
    Bacaan 241
  • WpVote
    Undian 24
  • WpPart
    Bahagian 1
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Nov 07, 2019
"Dobe, apakah ada obat untuk rasa rindu yang menyiksa?" Tanya Sasuke memutari bibir gelas dengan jari telunjuknya. Naruto tersenyum melihat sahabat karibnya itu, menghela nafas sebelum akhirnya menaruh gelas gelas yang baru saja Ia cuci ketempatnya.

"Tentu. Temui orang yang Kau rindukan maka rasa rindu itu akan terobati dengan sendirinya" Sasuke menghentikan kegiatannya dan melihat dengan seksama menatap  sahabatnya yang sedang mengeringkan piring dengan kain lap. 

"Bagaimana jika orang itu sudah tidak bisa Kau temui?" Naruto terdiam. Menatap Sasuke yang kembali memainkan jari telunjuknya dibibir gelas. Sudah 4 tahun dan Sasuke belum bisa menerima semua kenyataan hidupnya. 

Pemuda bermata biru safir itu kembali tersenyum. Sasuke memang begini.  Selalu datang meminum kopi di kedai  miliknya -CoffeZu Naru- jika sedang meminta pendapat seperti sekarang. Naruto yakin seseorang telah meyakinkan Sasuke untuk bangkit.

"Maka jadikan waktu waktu bersamanya menjadi kenangan. Dengan begitu Kau akan selalu mengingatnya meski  tidak bisa menemuinya" ujar Naruto dengan senyuman menawannya. Sasuke terdiam. Naruto yang biasanya tersenyum lebar kini hanya tersenyum simpul. 

"Lalu bagaimana dengan masalahku?" Sasuke pasrah, benar benar tidak tahu apa yang harus Dia lakukan. Menjadi biang masalah untuk orang orang disekitar yang selalu mendukungmu adalah hal yang paling buruk. Setidaknya itulah yang ada dipikiran Uchiha  bungsu.

"Temui Himeka-chan. Dia akan bahagia melihatmu. Aku tahu kau menyesal dan ingin merubah segalanya. Tak apa, Aku selalu mendukung dan akan  ada untukmu, Teme!" Sasuke tersenyum mendengar penuturan sahabat sekaligus satu satunya orang yang selalu ada untuknya itu. 

Mengangguk mantap, Sasuke membalas genggaman tangan Naruto yang menguatkannya "Arigatou, Dobe" senyumnya membuat sang mentari Konoha -Uzumaki Naruto- menyipitkan mata memperlihatkan gigi putihnya.

'Good luck, brother' Naruto menatap kepergian sahabatnya yang bersemnagt meninggalkan kedai.
Hak Cipta Terpelihara

1 bahagian

Daftar untuk menambahkan Memories pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#796sasuhina
Garis Panduan Isi
You may also like
Naruto : Õtsutsuki Ñaruto oleh Lomon1998
28 bahagian Cerita Lengkap
Bagaimana jika kurama mendapatkan transfer memori masa depan naruto?, lalu apakah yang akan terjadi ? " Akhirnya, kamu siap untuk bangun. Semua persiapan telah dilakukan. Dasar sudah diletakkan di depan kita. Dan aku akan mengembalikanmu akhirnya ke Naruto Uzumaki yang aku cintai." Naruto berkeliling menemukan sangkar raksasa di depannya. Apa yang dia lakukan di sini lagi? " Masih bingung, Nak? Kamu tidak akan menjadi begitu aku selesai. Semua bagian sudah ada. Kamu akan ingat siapa kamu dan menjadi perangkatku sekali lagi. Dan kali ini, kamu akan bangkit lebih besar dari yang pernah aku miliki. bertemu. Kurasa aku harus berterima kasih pada Uchiha karena...mempercepat jadwalku." Seperti yang dijelaskan rubah besar di hadapannya, Naruto kemudian tahu apa maksud makhluk itu. "Kamu! Jadi ini ulahmu?" " Sebagian. Tujuanku selalu mengembalikan apa yang telah hilang darimu. Untuk Naruto yang aku tahu tidak seperti makhluk atau manusia yang pernah kutemui sebelumnya. Sebut saja keegoisan, jika kau mau tapi dengan campur tangan Uchiha, kau akan membuka apa yang hilang darimu. Meskipun pada waktunya, Anda akan menyadari bahwa Anda akan menjadi lebih besar, Saya tidak mengandalkan Otsutsuki untuk campur tangan seperti ini. Tapi saya rasa saya tidak bisa pilih-pilih mengingat situasinya." "Dengar, bisakah kamu berhenti berbicara dalam teka-teki dan katakan padaku apa maksudmu?" Rubah itu hanya terkekeh. "Bagaimanapun, anak kecil, kamu tidak dapat menghentikan roda yang telah digerakkan. Aku akan mendapatkan Narutoku kembali apakah kamu suka atau tidak. Tuhan, manusia, iblis atau lainnya, kamu akan menjadi seperti dulu." . Aku akan memilikimu dengan cara apa pun. Dan yang paling penting, aku akan mendapatkanmu kembali! Sudah kubilang bukan? Cepat atau lambat, kamu yang dikurung pada akhirnya akan bebas. Kamu tidak dapat menekan ingatanmu selamanya mengingat apa yang telah terjadi selesai hari ini. Hari dimana Uzumaki Naruto kembali sudah dekat!"
(BL) Baby You Don't Know ME [Narusasu]  oleh Sebutsaja_bambang
16 bahagian Sedang Ditulis
Ini cerita Narusasu pertama.. Hmmm ya gak tau bagus pa enggak cus baca aja lah yahhhh.. Btw cerita ini, akan mengubah banyak cople. Jadi tolong hargai meski kalian gak suka. Case : -NarutoXSasuke -KisameXItachi -MinatoXFugaku -ObitoXkakashi -ShikamaruXNeji -AlbertXRanmaru (Ikoku Irokoi Romantan) -AshamiXTakaba (Viewfinder) ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ ♡ Di hadapkan dengan dua pilihan membuat Naruto Namikaze bimbang. Entah dia harus memilih mengurus perusahaan atau mengurus Organisasi Yakuza yang di pimpin oleh mendiang Ayah nya dulu. Dan di sisi lain, dia pun harus dengan berat hati, mengantarkan Sasuke Uchiha, kepada kekasih nya. Yang mana saat ini, Sasuke masih berstatus sebagai pasangan nya. Dia dan Sasuke menikah di saat remaja. Hendak nya mempertahankan Sasuke. Tapi di sisi lain, Organisasi yang akan dia genggam. Melarang nya memiliki hubungan yang terikat. Baik dengan lawan Jenis maupun Sesama Jenis. Maka dari itu, Naruto pun melepaskan Sasuke. Tepat saat, perasaan si Raven mulai terpusat kearah nya. " Jangan pergi, aku mohon. " " Aku tidak akan pergi, aku janji. " " DOBE!. " " Naruto sudah pergi, kau harus merelakan dia, Sasuke.." " Tidak Ayah, tidak! Dobe - ku tidak boleh pergi! Tidak!. " " Kau tidak mengerti aku, Sasuke. " " Maka ceritakan padaku agar aku mengerti! Jangan pergi lagi, komohon jangan hiks,, jangan Dobe jangan. " " Tangan ku sudah sangat kotor, tubuh ku penuh dengan dosa. Tidak boleh aku menyentuh mu yang masih putih. Kau tidak boleh terkena noda hitam dari tangan ku. " " AKU TIDAK PERDULI! AKU MENCINTAIMU, DOBE! AKU SANGAT MENCINTAI MU, komohon.. Hiks,, hiks,, tetap lah di sisi ku, hiks,, hiks,, aku sakit tanpa mu Dobe, aku sakit.. " " Maafkan aku, aku harus pergi. " " DOBE!!. " ...... Yah begitulah drama ini akan teyus berlanjut.... 17 : 24.. Sebutsaja_Bambang
Naruto : Uchiha Legendary Lineage oleh Lomon1998
57 bahagian Cerita Lengkap
Update Di Usahakan Setiap Hari Harapannya hancur saat suara mencicit kecil menembus udara. Kedua pria itu membulat menjadi satu, sepasang senjata rahasia terbang dari ujung jari mereka dalam waktu yang dibutuhkan pria yang lebih rendah untuk berkedip. Untungnya, Naruto bukan orang yang lebih rendah. Dalam waktu yang dibutuhkan gadis itu untuk mencicit karena terkejut, dia sudah jatuh ke jalan; bintang-bintang pelempar mematikan sekarang bersiul tanpa bahaya di atas kepalanya. Saat proyektil mematikan terakhir meluncur dengan sendirinya, dia sudah bergerak, menerjang ke bawah sinar bulan, melemparkan dirinya di antara para pria dan tawanan mereka bahkan sebelum mereka bisa memahami kehadirannya. Di bawah cahaya rembulan. dia akhirnya diberi gambaran yang jelas tentang para penculiknya, dan mereka, dia. Wajah mereka bahkan tidak layak disebutkan, meskipun mereka menjadi kaku saat dia berdiri tegak. "Oi oi... kalian pikir apa yang kalian lakukan?!" Naruto menggeram, mengakui hitiate mereka sebagai milik Kumogakure. "Bukankah Raikagemu memiliki hal yang lebih baik untuk dilakukan daripada menculik gadis kecil?! Kita berada di tengah perang untuk crissakes!" dia menolak keras saat dua shinobi awan yang tersisa saling bertukar pandang, melihatnya sekali, lalu pada hitiatenya, dan menarik kunai mereka. "Sial, seorang Uchiha!" Salah satu dari mereka berseru. "Hei! Aku bukan- "Bunuh dia!" seru yang lain. Sebuah otot melompat di rahang si pirang. "Coba aku!"
Naruto : Uzumaki Sharinggan oleh Lomon1998
18 bahagian Cerita Lengkap
'Aku.. monster!' Hanya itu kata-kata yang mengalir di benaknya, berulang-ulang, sampai dia merasakan sesuatu yang hangat menetes di kepalanya. 'Apakah.. apakah saya sudah mati?' Dia berpikir, sebelum membuka matanya dan melihat sesuatu yang tidak pernah dia duga. Dia ingin berteriak, berlari dan mencari bantuan. Namun hanya satu kata yang berhasil keluar dari mulutnya. "Mengapa?" Iruka menatap Naruto, darah menetes dari mulutnya dan air mata menetes dari matanya. Anda akan mengira itu karena senjata besar yang bersarang di punggungnya, tapi bukan itu. Ini bukan air mata kesakitan, itu adalah air mata kesedihan dan rasa bersalah. Yang bisa dia lakukan hanyalah memikirkan masa lalunya sendiri, dan bagaimana dia bisa membantu Naruto dengan lebih baik. Dan kemudian pertanyaan satu kata Naruto benar-benar sampai padanya. 'Apa dia baru saja bertanya kenapa? Mengapa saya menyelamatkannya? Anak laki-laki ini, anak malang ini, bahkan tidak berharap untuk diselamatkan? Dia menerima kematiannya, dan terkejut ketika seseorang menyelamatkannya?' Bagaimana bisa ada anak-' Iruka mulai berpikir, dan kemudian dia memperhatikan mata Naruto. Awalnya dia mengira itu adalah tipuan cahaya, lalu dia takut itu adalah pengaruh Kyuubi, tapi dia merasa tidak ada chakra jahat yang keluar dari mereka. Tidak, hanya ada satu, mustahil, kesimpulan mengapa mata Naruto terlihat seperti itu, merah dengan dua tomoe di setiap mata. "Sharingan.." Iruka akhirnya terengah-engah, memecah kesunyian yang terjadi setelah pertanyaan Naruto. "A-apa?" Naruto bertanya, benar-benar terkejut dengan kata-kata gurunya. Dia tahu apa itu Sharingan, siapa yang tidak tahu tentang itu? Itu adalah salah satu dari tiga dojutsu hebat, milik klan anak yang hampir punah yang dia klaim sebagai saingannya. Tetapi mengapa gurunya menyebutkannya? "Matamu.. itu Sharin-" Iruka memulai, sebelum dipotong oleh Mizuki.
Naruto : I Love You So Much  oleh Lomon1998
12 bahagian Cerita Lengkap
Updatre Di Usahakan Setiap Hari Romansa Naruto And Ino Konoha Gakuen adalah SMA di kota Konoha yang cukup ternama. Konoha gakuen bukan sekolah elite yang biayanya mahal. Konoha Gakuen adalah sekolah biasa untuk orang-orang biasa, walaupun ada beberapa murid elit yang kaya dan pintar. Saat ini adalah jam istirahat, tak heran suasana di Konoha Gakuen sangat riuh. Banyak siswa yang nongkrong di kantin, atap, koridor dan kelasnya hanya untuk makan siang dan berbincang dengan teman-temannya. Ada juga murid murid penyendiri yang hanya memakan makanannya dan tak berbincang dengan siapa pun karena dia merasa tak punya teman atau tak mau mendekati yang lain. Biasanya mereka hanya membaca buku, memainkan handphone -nya atau tidur siang. Di kelas 2-C, telihat seorang pemuda berambut pirang jabrik acak-acakan dengan seragam tak rapi, yakni kemeja pendek berwarna putih tak dimasukkan ke dalam celana panjang biru sehingga terkesan urakan, dia tengah melangkahkan kaki keluar kelas. "Seperti biasa, Uzumaki Naruto selalu terlihat seram ya." Pemuda berambut coklat pendek nyengir pada teman-temannya, membuat tato segitiga terbalik di masing-masing pipinya sedikit terangkat. "Kau benar Kiba! Dia selalu memasang tampang seram seolah berkata jangan-dekati-aku!" sahut gadis berambut merah muda pendek dibelah tengah. "Cih. Merepotkan." Pemuda berambut hitam dikuncir tinggi hingga tampak seperti nanas dalam bukunya dengan malas. "Jangan membicarakannya kalau kau tak mau berurusan dengannya!" "Betul kata Shikamaru-kun! Kita jangan mengusiknya! Benar kan Sasuke?" ucap pemuda berbadan besar yang berdiri di samping Shikamaru sambil membuka snack keripik kentang cemilannya. Dia bertanya pada pemuda yang berdiri di sampingnya. "Hn." jawab Sasuke si pemuda paling tampan dan cuek dengan acuhnya. Gadis berambut merah muda tersenyum kecil. "Kalian salah! Sekarang Ino harus berurusan dengan lelaki itu!"
You may also like
Slide 1 of 10
[2] Aidoru (END) cover
the Obbsesion uchiha cover
Naruto : Õtsutsuki Ñaruto cover
What Happens?  cover
Naruto : Power To Heal And Destroy cover
(BL) Baby You Don't Know ME [Narusasu]  cover
Naruto : See The Future cover
Naruto : Uchiha Legendary Lineage cover
Naruto : Uzumaki Sharinggan cover
Naruto : I Love You So Much  cover

[2] Aidoru (END)

33 bahagian Cerita Lengkap

Glek! 'k-kenapa laki-laki itu malah semakin menatapku tajam?' Hinata menatap mata hitam sasuke yang juga menatapnya. Lalu mata berbeda kontras tersebut melirik kening lawan masing-masing. Apa benar dia yang waktu itu? Mereka sama-sama terperangah begitu teringat sesuatu. Kau!