Mencari Nior

Mencari Nior

  • WpView
    Reads 299
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 8, 2019
Di Iflandi kala itu, para tenaga kerja digenjot habis-habisan bahkan hingga mereka tidak pulang ke rumah selama berbulan-bulan. Hal ini menimbulkan keresahan di masyarakat terutama bagi mereka yang menanti kepulangan pekerja-pekerja itu di rumah. Termasuk Nizza dan tetangganya Liffette yang tak henti menanti kepulangan suami-suami mereka. Hingga akhirnya, kematian Liffette memantik sumbu keresahan itu dan menyebabkan kekacauan di Iflandi. Dan Nizza memanfaatkan keadaan itu untuk mencari suaminya, Nior.
All Rights Reserved
#124
cyberpunk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say Bye
  • Diantara Cinta Dan Takdir
  • "Hidup di Tengah Kehancuran"
  • Sahabatku, Istri Ayahku
  • ghostly heartbeat [END]
  • Black Code (Lima)
  • Mafia [IDR]
  • Puing-puing Takhta [Transmigrasi]
  • SHOGUN The Legend Of Nova : Chapter 1
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

More details
WpActionLinkContent Guidelines