LUKA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 8, 2019
Suatu masa dimasa silam, aku pernah bertahan sekuat kuatnya untuk seseorang. Bahkan separuh waras ku abaikan. Aku menjadi apapun asal bisa dengannya, agar semua yang ku inginkan dapat kumiliki. Waktu itu aku membutakan diri sebutan butanya. Menjadi tuli untuk segala perkara yang melemahkan dada. Aku ingin dia, kuperjuangkan dia sekencang kencangnya berlari. Hingga, tersungkur aku setengah mati. Namun yang aku dapatkan adalah kenyataannya dia tidak peduli. Hari hari patah dan kalah, hari hari kecewa dan jatuh akhirnya kulalui juga. Panjang rentang waktu terasa. Nyatanya luka lebih dalam daripada yang aku kira. Aku menekan diri berkali lipat dari patah hati patah hati sebelumnya.dia tak hanya menghancurkan harapanku, dia juga mengajarkan betapa kejamnya perasaan yang dia miliki kepadaku. Dia membuat yang kuberikan dengan segalanya dibalas hantam tangis sehina hinanya. Ia campakan begitu saja, hingga sepenuh latar bumi, sepalung lautan ku kutukan sepi panjang hidupnya. Hari itu usai sudah segala perkara. Kulepaskan ia kepada semesta, matilah bersama sedih sedih yang ia derita.
All Rights Reserved
#327
halusinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aralie, Maafkan Aku
  • • EUTANASIA •
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Story Of You
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Cerita Tentang Kita
  • Senja Yang Tak Kembali
  • ALL MY WOUNDS
  • Aku, Kamu dan Hujan

Tanggung jawab seorang kakak seharusnya jadi panutan-itulah yang dulu dipercayakan pada Lana, kakak pertama dari keluarga besar mereka. Tapi ketika Lana mulai lengah, abai, dan kehilangan kendali atas emosi, tanggung jawab itu berpindah ke tangan Aralie-kakak kedua yang lembut, sabar, dan dicintai semua adik mereka. Namun rasa iri, lelah, dan amarah perlahan tumbuh di hati Lana... hingga satu hari, semuanya hancur. Aralie pergi selamanya, bukan karena takdir, tapi karena kesalahan Lana sendiri. Kini, para adik mereka-Delynn, Lily, Oline, Fritzy, Erine, Regie, Nayla, Levi, Nala, Trisha, Nachia, Ribka, Intan, Auwia, Jemima, Virgi, Gia, Mikaela, Rillie, Maira, dan Ekin-tak lagi memanggil nama Lana dengan kasih. Yang tersisa hanyalah jarak... dan luka. Ini adalah kisah tentang sebuah keluarga, tentang dua kakak dengan beban yang berbeda, dan tentang bagaimana satu kesalahan bisa menghapus semua cinta yang pernah ada. "Aralie, Maafkan Aku" bukan sekadar cerita tentang kehilangan, tapi tentang beratnya menjadi kakak-dan sulitnya dimaafkan setelah semuanya terlambat. Warning⚠️ Cerita ini tidak mengandung real life ❌ Bahasa bisa baku dan non baku Maaf jika ada kesalahan dalam alur cerita🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines