LUKA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 8, 2019
Suatu masa dimasa silam, aku pernah bertahan sekuat kuatnya untuk seseorang. Bahkan separuh waras ku abaikan. Aku menjadi apapun asal bisa dengannya, agar semua yang ku inginkan dapat kumiliki. Waktu itu aku membutakan diri sebutan butanya. Menjadi tuli untuk segala perkara yang melemahkan dada. Aku ingin dia, kuperjuangkan dia sekencang kencangnya berlari. Hingga, tersungkur aku setengah mati. Namun yang aku dapatkan adalah kenyataannya dia tidak peduli. Hari hari patah dan kalah, hari hari kecewa dan jatuh akhirnya kulalui juga. Panjang rentang waktu terasa. Nyatanya luka lebih dalam daripada yang aku kira. Aku menekan diri berkali lipat dari patah hati patah hati sebelumnya.dia tak hanya menghancurkan harapanku, dia juga mengajarkan betapa kejamnya perasaan yang dia miliki kepadaku. Dia membuat yang kuberikan dengan segalanya dibalas hantam tangis sehina hinanya. Ia campakan begitu saja, hingga sepenuh latar bumi, sepalung lautan ku kutukan sepi panjang hidupnya. Hari itu usai sudah segala perkara. Kulepaskan ia kepada semesta, matilah bersama sedih sedih yang ia derita.
All Rights Reserved
#711
halusinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • • EUTANASIA •
  • Hopeless
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • Story Of You
  • SasuHina - Love Story
  • Ternyata, kamu.. | ✓
  • Senja Yang Tak Kembali
  • NYAMAN. (Lilynn & Orine) 48 Gen 12
  • Antara Dendam dan Cinta

BLURB! Ternyata dunia ini benar-benar sempit. Luka lama yang kukira sudah sembuh, datang lagi tanpa aba-aba. Namaku Anita, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan putriku, Audrey, sendirian. Aku pernah dikhianati dan kehilangan kepercayaan pada cinta, sampai dua pria datang bersamaan: satu dari masa lalu yang pernah menghancurkan, dan satu lagi yang menawarkan ketulusan baru. Kini aku harus memilih... Kembali pada cinta yang dulu melukai, atau membuka hati untuk yang baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines