Pent-up Feelings

Pent-up Feelings

  • WpView
    Bacaan 264
  • WpVote
    Undian 68
  • WpPart
    Bahagian 11
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Ahd, Jan 26, 2020
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Mengapa perasaanku kini berbeda dari yang sebelumnya, aku tidak pernah merasakan perasaan ini. Apa aku sekarang sedang lagi jatuh cinta?. Aku ingin memberitahumu tentang perasaanku sekarang tapi setelah aku berfikir kembali sebaiknya jangan, aku takut kau menghindariku. Tapi sudahlah jika kau memang di takdirkan untukku maka kita akan bertemu lagi di lain waktu. Tapi jika kau tidak ditakdirkan untukku Tuhan memiliki cara lain untuk menjauhkan kita. - Kimberly Vallerie
Hak Cipta Terpelihara
#537
junior
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • You are in my past and my future [END]
  • Bintang Embun Dalam Kenangan
  • Mahligai Sunyi
  • Mungkin? (Tamat)
  • Kitab Romancuk
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Karena Kamu Rumahnya

Cinta itu nyata dan bisa terjadi kepada siapa saja. Termasuk aku yang mencintai sosok idola banyak orang. Lucu bukan ? Seorang fans mencintai idolanya? Namun itu yang aku rasakan mau bagaimana lagi cinta dayang tanpa memilih siapa yang akan dicintainya ? Dan kalian tahu aku ini seorang pengecut yang tak berani menunjukan rasa cinta itu, padahal orang yang ku cinta berada disekelilingku. Aku hanya mampu memberinya puisi, sarapan, ucapan semangat, dan juga ucapan selamat jika ia meraih sebuah gelar juara. Aku melakukan itu semua tanpa memberi tanda siapa aku. Biarlah begitu jika aku dan dia jodoh kita pasti bertemu entah kapan itu. Satu yang pasti cinta ku akan selalu tumbuh untuknya. ~Eka Prisilia Rahyana Siapa sebenarnya kamu? Tulisan-tulisanmu membuatku penasaran dengan wajahmu. Sarapan yang kamu kirimkan begitu lezat. Aku selalu menikmatinya. Jika aku bertemu denganmu ingin rasanya ku ucapkan terima kasih banyak. Berkat tulisan-tulisan itu aku menjadi lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini. Apakah kamu tahu tanpa kamu sadari aku telah jatuh hati ke kamu? Aku harap kita akan segera bertemu dan mengungkapkan rasa ini satu sama lain. Aku mencintaimu walau kita belum pernah bertemu. ~Ernando Ari Sutaryadi Aku mengenalmu jauh sebelum kamu mengenalku jauh sebelum pertemuan pertama kita. Rasa itu hadir jauh sebelum kita bisa sedekat ini. Namun sayang ketika kita dipertemukan ternyata kamu mencintai dia sahabatku, tak apa sebelum kata jadian diantara kalian terucap aku tak kan berhenti untuk mengejar. Aku akan tetap memperjuangkanmu sampai pada akhirnya lelah itu menghampiriku sendiri. ~Saddam Emmiruddin Gaffar

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi