Sakit Tak Berdarah (ON GOING)

Sakit Tak Berdarah (ON GOING)

  • WpView
    Reads 333
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 10, 2020
Hy readers semua Ini adalah cerita awal saya, jadi mohon dimaklumi dalam penyampaian bahasa yang masih kurang karena masih dalam tahap proses belajar juga. Tapi saya akan berusaha membuat reader tertarik dalam cerita ini. Jika ada kata yang agak kasar mohon dimaklumi karena udah jalan ceritanya tapi jangan ditiru ya :) Saya tidak mau mendeskripsikan sinopsisnya supaya kalian semua penasaran, jangan di skip. Lanjut baca sampai tamat... Terima kasih #moodsayatergantungkalian
All Rights Reserved
#555
kesabaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Teh
  • Garvitara [END]
  • Vera Life Story [Completed]
  • Juan [REVISI]
  • ALTAR [LENGKAP]
  • Aku Disini Kak! [End]
  • Different (END)
  • My Life
  • 𝐀𝐁𝐎𝐔𝐓 𝐊𝐄𝐘𝐋𝐀 [𝐄𝐍𝐃]
  • Diary Peri Keceriaan

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines