Feeling Down ?

Feeling Down ?

  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
You're human? Kamu pasti hidup. Mempunyai masalah. Mempunyai beban. Kadang menangis,kadang bahagia. Kamu makhluk perasa. Untuk segala hal dan catatan peristiwa hidup di bumi. Aku akan menuliskannya di sini. Untukmu. Just fot you💛 Temui aku di bumi dengan mengakses akun ini : Ig : @rida.wti @gemuruhsenja Wp : RinaiSenja_
All Rights Reserved
#7
digemari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta
  • ZiAron [END]
  • Satu Bait Tentang Hidup

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines