My Love Friend

My Love Friend

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Laliona Qira.Menjalin persahabatan dengan seorang laki-laki yang bernama Illyas Alvaro.Lali menyukai sahabatnya sejak mereka bertemu,hingga selama 3 tahun menjalin persahabatan,sebuah pernyataan membuat Lali bahagia.Orang yang dicintainya ternyata mencintainya juga? Sungguh,itu adalah kebahagiaan yang membuatnya tersenyum setiap hari,masih teringat saat seorang sahabatnya Illyas Alvaro menyatakan bahwa ia mencintai Laliona Qira.Sahabatnya! "Aku mencintaimu lebih dari kata Sahabat Aku menyayangimu lebih dari kata Sahabat Aku menyukaimu lebih dari kata Sahabat Aku ingin memilikimu lebih dari Sahabat" Namun akankah semuanya berjalan dengan Kebahagiaan? ataukah kepahitan? Mau tau bagaimana kisah cinta mereka yuk baca:) jangan lupa Vote and comment yah:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • RESONANCE | (JKT48 Gen 12)
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Leo 2 : Soulmate? ✔
  • FRIENDSHIP [ SELESAI ]
  • A  R  E
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Sun! -orine

Awalnya, Oline hanya menjalankan permintaan Delynn-mengantar Erine pulang, menemani jika Delynn tak bisa, memastikan gadis itu baik-baik saja. "Tolong jagain Erine ya, gue lagi sibuk." Itu yang selalu Delynn katakan. Dan Oline, sebagai sahabat, selalu menurut. Tapi lama-kelamaan, semuanya berubah. Erine bukan sekadar tanggung jawab yang Delynn titipkan. Setiap keluhan tentang Delynn, setiap panggilan malam yang meminta Oline untuk mendengar, setiap tawa, setiap tatapan yang tak seharusnya berarti apa-apa-perlahan, semuanya mulai mengisi ruang kosong dalam hati Oline. Dia tahu Erine masih mencintai Delynn. Dia tahu dirinya hanya tempat persinggahan saat Delynn tak ada. Tapi semakin lama, semakin sulit baginya untuk mengabaikan kenyataan bahwa Erine selalu pulang padanya. Oline tak tahu sampai kapan dia bisa menahan perasaan ini. Tapi ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya setiap kali Erine memilih meneleponnya daripada Delynn: Kalau Delynn tahu, dia akan marah nggak? Atau justru... dia memang tak pernah peduli?

More details
WpActionLinkContent Guidelines