A L E E T H A

A L E E T H A

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 29, 2020
Ternyata benar penyesalan selalu datang di akhir dan pendaftaran selalu datang di awal. sama seperti ale dia dapat menerobos antrian panjang yang mendaftar di hati chacha, ale menjadi nomer satu yang mendaftar di hati chacha, aneh memang, chacha bisa saja langsung menerima ale, sedangkan lelaki yang ngantri banyak itu lebih baik dari ale, karna ale notaben nya adalah ketua geng bolos. Andai saja ale mempunyai mesin waktu, ale tidak akan daftar di hati chacha, ternyata benar penyesalan itu ada dan selalu di akhir. °°° "Ale, kenapa ngelamun?" ucap seorang wanita "Saya ngga ngelamun cha" kata Ale "cha? siapa dia?" ucap seorang wanita dengan kening mengkerut yang menandakan bahwa dia ingin tau cha itu siapa dan cha tidak ada nama dari seorang wanita itu. °°° ~selamat membaca~ semoga dengan cerita ini dapat terhibur, maaf jika cerita saya tidak sebagus orang. terima kasih yang sudah membaca :))
All Rights Reserved
#651
comedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Complete] Fate in Chains
  • KITA SELAMANYA
  • The Police My Husband ( Al & EL )
  • I AM YOURS    [ TAMAT ]
  • Bayang Cinta || Harqeel
  • ALCA STORY
  • INCIPTU [Complete]
  • We are Different
  • CHAVANDA (End)

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

More details
WpActionLinkContent Guidelines