Story cover for QUEENAA by niduyss
QUEENAA
  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 09, 2019
Sepasang suami istri yang dikutuk menjadi miskin, melahirkan seorang anak yang bernama Marakarma. Sejak anak itu lahir, keduanya pun hidup berkecukupan. Suatu saat, seorang ahli nujum meramalkan bahwa Marakarma akan membawa sial bagi keluarganya. Ayah Marakarma pun meyakini hal tersebut dan sang anak pun dibuang ke suatu tempat.  Sejak anaknya dibuang, ayah Marakarma justru semakin miskin lagi melarat.

Lalu bagaimana nasib Marakarma? Apakah dia masih hidup atau tidak?
All Rights Reserved
Sign up to add QUEENAA to your library and receive updates
or
#90hikayat
Content Guidelines
You may also like
Jovanka dan Abang Kembar by LeenooYed
69 parts Ongoing
Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?
Bertemu Denganmu [TAMAT] by eunci_lai
32 parts Complete
Hanya karena Kiran bukan anak kandung dari seorang Ayah bernama Wirawan Atmajaya yang telah wafat beberapa hari yang lalu, perlakuan orang-orang yang sudah dianggap keluarga olehnya kini sungguh berbeda. Kiran di buang. Kiran di singkirkan. Alasannya karena, Kiran bukan termasuk kedalam keluarga Atmajaya. Padahal semua orang tahu dan melihat justru hanya Kiran lah yang paling terpukul akan kepergian seorang Ayah yang selama ini selalu menjadi sayap pelindungnya. Dan kini ketika sosok itu pergi, sosok pelindung itupun ikut pergi. Kini, Kiran mengerti mengapa sang Ayah selalu berkata jika dunia tidak melulu soal baik dan buruk, melainkan ada kata lain yaitu sanggup dan bertahan. Lalu kini Kiran harus menghadapi baik dan buruknya dunia dengan sanggup hanya untuk bertahan. Bertahan di kehidupannya yang baru ketika dirinya menginjakan kaki ke kampung halaman salah satu pekerja di kediaman Atmajaya. Kampung yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan, kampung yang mana membawa Kiran bertemu dengan orang-orang yang membuat hidupnya kembali berarti sekaligus bertemu seseorang yang akan menjadi sayap pelindung untuknya, menggantikan sang Ayah. . . . CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI TIDAK UNTUK DITIRU, DISEBARLUASKAN TANPA MENCANTUMKAN NAMA PENULIS, ATAUPUN DIJIPLAK! SUDAH TAMAT DAN MASIH LENGKAP MOHON PARTISIPASINYA DENGAN MEMBERIKAN VOTE SERTA KOMENTAR DI SETIAP PART DALAM CERITA. Mulai : 17 November 2023 Selesai : 20 Desember 2023 Revisi : 23 Juni 2025 #1 married 11/12/23 #1 kampung 16/12/23 #1 happyending 30/12/23 #1 percaya 30/12/23 #2 getaran 31/12/23 #1 cerita pendek 10/01/24 #1 harta 12/01/24 #1 sederhana 27/01/24 #1 pasangan 16/05/24 #1 tahta 5/06/24 #5 married 15/03/25
You may also like
Slide 1 of 9
Jovanka dan Abang Kembar cover
I love you, Mas Duda  cover
Kinara (Completed) cover
The Thug Who Became My Sanctuary cover
SAY SARANGHAE cover
Kandang Sapi [Tamat] cover
DALAM DETAK (SELESAI) cover
Aku Ibunya bukan Dia cover
Bertemu Denganmu [TAMAT] cover

Jovanka dan Abang Kembar

69 parts Ongoing

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?