derira's diary

derira's diary

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2020
"Kedua mata ini terpejam. Merasakan pekatnya rasa yang begitu menusuk. Menikmati rasa sakit yang kian hari menjadi sahabat. Mendekap duka yang hadir sebagai peneman kesepian. Membuai luka yang begitu perih, hingga semuanya kelam begitu saja. "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trapped in a wound
  • Sinful (Tamat)
  • CHAGRIN
  • Ilusi
  • You Are Mine [Terbit]
  • DELISHA
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • LOST [TAHAP REVISI]
  • Elegi Rasa : Pergi

Jangan diliat dari cover readers! Jika sebuah luka menghampiri, tentu kau akan mengobatinya bukan? Kalaupun fisik yang terluka, kau pasti akan mengobatinya pada sang dokter ataupun ahli kesehatan. Tapi, jika yang terluka itu tidak dapat di raba atau diliat, namun dapat dirasakan. Siapa yang akan mengobatinya? Luka macam apa itu! "Gak usah sok peduli lo sama gue. Gue hanya benalu disetiap hubungan orang." "Lo kenapa sih? Gua care sama lo apa itu salah?" "Salah besar, cukup sudah luka yang selama ini gue pendam sendirian semakin dalam. Dan gua harap lo gak makin memperdalamnya. Ngerti lo?" Yaa, seorang gadis remaja yang begitu rumit akan menghadapi masalahnya sendiri. Luka yang selama ini belum kering kembali basah. Sekeji itukah lukanya? Tapi, siapa biang dari semua ini? Udahlah, gak usah dipikirin readers😂 Follow aja cerita nya yaa😊 @cilciliaanggrainiputri Follow juga akun ig aku: cilciliaanggraini24 Thanks yaa😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines