Aouroboros |Paradoks Keabadian

Aouroboros |Paradoks Keabadian

  • WpView
    LECTURAS 70,632
  • WpVote
    Votos 433
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 12, 2026
"Jangan lagi mencari kehidupan di negeri ini. Sebab yang tersisa hanyalah mayat-mayat berjalan yang memenuhi setiap jengkal tanah Indonesia." Seorang ilmuwan asal Indonesia berhasil menarik perhatian dunia. Namanya menjadi perbincangan di setiap sudut bumi. Indonesia mendadak menjadi pusat perhatian global. Bukan karena sebuah penemuan yang membawa harapan, melainkan karena bencana yang lahir dari ambisi seorang manusia. Sebuah eksperimen yang seharusnya mengalahkan kematian justru melahirkan sesuatu yang jauh lebih mengerikan. Ketika tubuh masih hidup, tetapi jiwa telah lama pergi. Ketika otak dan hati tak lagi berjalan seirama. Namun bukankah itu bukan hal yang asing di Indonesia? Di tengah dunia yang membusuk, para penyintas harus memilih: bertahan hidup, mempertahankan kemanusiaan, atau menjadi bagian dari siklus yang tak pernah berakhir. OUROBOROS: PARADOKS KEABADIAN Kematian bukanlah akhir. Dan itulah awal dari segalanya.
Todos los derechos reservados
#16
zombieapocalypse
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Patah (Telah Terbit)
  • Eliinaa
  • Padam Nelangsa
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Doctor's Angel
  • Silence Of Tears (TERBIT)

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido