A MOTHER SOON

A MOTHER SOON

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, nov 11, 2019
Aku hamil. Dan aku belum menikah. Ya, inilah kekacauan terbesar dalam hidupku yang dulunya terencana. Hamil disaat karirku sedang beranjak naik adalah bencana. Ini benar-benar diluar kehendakku. Hubunganku dengan Ibuku tidaklah baik. Well, tepatnya dengan semua anggota keluarga ku, sih. Jadi anggap saja aku sebatang kara di hiruk pikuk kota ini. Selain itu, aku juga tidak pernah lagi mengontak lelaki yang ikut serta dalam proses pembuatan janin ini sejak penolakannya yang sangat menyakitkan. Sebenarnya aku memberitahunya bukan karena aku takut akan biaya membesarkan seorang anak manusia atau aku ingin menikah dengannya. Selain ingin dia mengakui janin ini, aku juga ingin tahu reaksinya. Tapi yah, ternyata hubungan kami selama 2 tahun ini adalah kesia-siaan belaka dan kata-kata manis yang ia ucapkan tentang masa depan hanyalah omong kosong. Huft, untung aku wanita setrong dan independen. Jadi tidak mengenaskan amat nasibku.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PENCARIAN SANG AHLI WARIS THE MORGAN
  • My Baby's Father [New Version]
  • Angel To Raya (END)
  • Bukan Istri Bayaran(End)
  • ONLY YOU
  • TEOLOGI CINTA
  • Surrogate
  • CACA (TAMAT)
  • Istri Cadangan

AKU MAU KAMU PERCAYA. percaya atas apa yang kamu perbuat selama ini akan berbuah hasil .mungkin bukan saat ini,tapi nanti di waktu yang semesta beri. Percaya atas setiap air mata yang jatuh,peluh yang menetes,helaan nafas dan jatuh bangun kamu,semuanya di perhitungkan oleh yang mahakuasa .semua akan mendapatkan imbalan ya. Jika bukan saat ini,aku mau kamu percaya kalau pemilik semesta punya rencana yang luar biasa indah buat kamu di lain waktu. "Heh,perkataan orang bodoh yang sudah puas menikmati apa yang dia mau lalu membayar nya .bulsittt!".umpat ku bangun perlahan turun dari tempat tidur menuju kamar mandi karna semalaman melayani nafsu pria kelaparan karna tidak puas dengan kekasih atau istri mereka di rumah . Aku masuk kamar mandi menatap ke cermin melihat wajah diri yang terlihat buruk di mata masyarakat banyak terutama keluarga sendiri yang telah membuang nya tidak lain aku adalah anak terbuang namun aku tidak tau siapa mereka karna aku berada di panti asuhan sudah dari bayi .

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido