Wanita Pencari Kata-kata

Wanita Pencari Kata-kata

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 13, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Pada suatu pelatihan menulis dua orang paruh baya merasa tak berdaya. Mereka tidak tahu bahwa pelatihan ini adalah pelatihan menulis secara umum. Baik puisi, cerpen, maupun artikel. Semua peserta diharuskan menulis baik puisi, cerpen, maupun artikel. Dua wanita paruh baya mencari kata-kata yang katanya berserakan di mana-mana. TAK MENEMUKAN. Baru kemudian dikelompokkan berdasarkan kemampuan dan minatnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Surat Untukmu
  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • Aira
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • CHARISA #1|#2 [TAMAT]
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines