BLUE EYES

BLUE EYES

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 12, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Budayakan vote 😍😊 disertai kata-kata setiap part \ \ \ / Terdengar suara langkah kaki dari arah tangga, muncullah gadis kecil membawa boneka dan memanggil ibunya. " ibuuuuuuu" sang gadis menyapa dengan senyuman. " jangan lari-lari sayang, nanti jatuh" kata ibu kepada sang gadis. "aaawwwww...ibuuuu" suara teriakan sang gadis. tanpa diduga seorang anak kecil menyelamatkan sang gadis yang akan terjatuh. " ini semua gara-gara kamu dasar anak sialan!!!!" *pengorbanan*😌 *penghianatan*😢 *broken home* *persahabatan* gak pinter bikin prolog🙄 masih banyak typo😌
All Rights Reserved
#140
frendship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berjalan di atas Duri [ Completed ]
  • Obsesi Para Tokoh [END]
  • Cinta Yang Salah
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • Little Strawberry Girl [ HIATUS ]
  • Kalaya [END]
  • Feeling Of Lose ✔ [END]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • mr.bean Ibrahim  End|

"Seorang perempuan duduk di depan jendela, memeluk erat lututnya, diterangi hanya oleh cahaya bulan. Setiap malam, jika saja jendela itu bisa berbicara, mungkin ia akan risih melihat perempuan lugu yang terus-menerus menangis di sana. Sama halnya dengan boneka teddy kecil yang selalu dipeluknya erat. Suara isakan tangisnya seakan menjadi lagu pengantar setiap malam. Tanpa itu, perempuan itu mungkin tak akan bisa tidur. ~Gaury zahi Qashwa~

More details
WpActionLinkContent Guidelines