Illimitable Until Death Vol 1 ( Completed)

Illimitable Until Death Vol 1 ( Completed)

  • WpView
    Reads 24,633
  • WpVote
    Votes 1,277
  • WpPart
    Parts 80
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 25, 2020
"Mulai hari ini dan seterusnya, kamu akan menjadi Utusan salah satu Dewa Utama di Dimensi Dewa. Anda akan melakukan perjalanan dari satu dunia ke dunia lain dan melalui itu, Anda akan mencapai apa yang orang lain tidak akan pernah dapatkan sepanjang hidup mereka. " Saat kata-kata ini bergema di kepala Fang Li, kehidupan Fang Li ditakdirkan untuk menjadi luar biasa ... ____________ Ini bukan cerita saya, saya hanya menerjemahkannya
All Rights Reserved
#7
gameelement
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • String of Soul
  • Life: Of The Fantasy World
  • I Live Again to be Happy -Su Jia Limei-
  • Empress Transmigration : Li Xiumei (Sudah Terbit)
  • Rebirth of the Phoenix [END]
  • [BL] Menjadi Istri Antagonis Pemeran Utama
  • The Bride Of The Darkness [Terbit Buku]

Menjadi malaikat maut memang tidak mudah. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari pemilihan hewan totem, fitting baju dinas, dan wajib lulus dari sekolah Undertaker untuk mendapatkan lisensi 'Pencabutan Nyawa' Peraturan abadi dan damai hanya satu; jangan pernah berbuat masalah, atau kau bisa saja disidang di depan para Dewan Kedutaan Kematian. Ugh, tidak mau! Cerberus bisa saja duduk manis di sana untuk menjadikan dirimu kudapan hidup-hidup. Lalu inilah Lief. Lulusan Undertaker sebagai Malaikat Maut terbaik, murid kesayangan kepala sekolah Hoogan juga. Terlihat sempurna, tampan, dan dianugerahi Sickle yang katanya memiliki kekuatan besar yang belum sepenuhnya bangun. Namun sayang, tatkala jam saku dan mata emerald Lief berpendar, dan nama seorang gadis yang hendak dijemput benang jiwanya berdiri di depannya, sang Malaikat Maut malah tak bisa melakukan apa pun. "Emmm ... apakah aku akan mati?" Lief menggaruk pelipisnya. "Seharusnya iya .... Tapi tunggu." Si Malaikat Maut kebingungan. "Di mana benang jiwamu?" This is pure imagination and fiction

More details
WpActionLinkContent Guidelines