Toga Terindah dari Ayah

Toga Terindah dari Ayah

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 12, 2019
"Bu, Aku ingin kuliah!" "Uang dari mana nak, ibu gak punya uang untuk membiayai kuliahmu" Zafa terdiam sepi mendengar jawaban ibu. Siapa yang tidak ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang kuliah setelah taman dari senior high school, namun apa daya ekonomilah yang sering mematahkan semangat seseorang untuk menggapai impiannya. Semenjak ayah menganggur, terpaksa Zafa dan ibunya yang harus mencari nafkah untuk membiayai kehidupan mereka. Percekcokan dalam rumah tangga sering kali membuat Zafa tertekan, ditambah lagi dengan kejadian masa lalu yang dialami keluarga mereka, sampai kejadian lika-liku hidup dari anak brokenhome. Dalam sebuah perlomban menulis tingkat kabupaten, Zafa berhasil menggapai prestasi dengan tingkat tertinggi sebagai penulis unggul. Apakah Zafa bisa kuliah dengan biaya menulis dan apa yang akan terjadi dari kisah anak brokenhome??? Dari pada penasaran?? Yuk buruan baca kisahnya😊berpetualanglah bersama Zafa dalam menempuh ujian hidup😊
All Rights Reserved
#89
allah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ambisi (The Wrong Part Of Town)
  • Stay Alive [TAMAT]
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Not The Wrong
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • SKRIPSUIT  ✔
  • WHEN DESTINED (END)
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • AIRA [On Going]

"Kamu gak masalah ya ngeliat cewek ngerokok?" tanya Ara kepada Farel. *** "Rell, aku lagi buntu banget. Udah 3 hari ni aku dikos temen aku karna lagi ribut sama mama" *** "Aku boleh make uang kamu lagi gak?..." *** "Mungkin ada yang mau dibilang nya ke lu Rel, mungkin dia mau cerita sama lu. Bisa jadi dia nyaman sama lu, terus dia mau nyeritain semua permasalahan dia selama ini," ujar Puma menjelaskan. *** "Saran gua, lu bisa pulang tanpa harus ngabarin dia. Gak usah kasih dia kabar sama sekali!" ujar Puma dengan tegas. *** Kedatangan Farel bersama ibunya ke Kota Padang benar-benar ditunggu. Peristiwa yang menyedihkan langsung menyambut mereka sehari setelah mereka sampai. Farel yang telah menyelesaikan kuliahnya pun harus menemani sang ibu bersama nenek untuk sementara waktu. Akan tetapi, pertemuan Farel dengan beberapa anggota keluarga yang lain telah menimbulkan ambisi dalam dirinya. Ambisi yang benar-benar harus dikejar. Disisi lain, pertemuan Farel dengan Ara di Kota tersebut, sempat membuat Farel sedikit goyah. Secara tidak sengaja, Ara telah menunjukkan kepada Farel bahwa ia sedang berada di bagian kota yang salah, dan kini Farel pun telah memasuki bagian kota tersebut. Beruntung Farel bertemu dengan beberapa teman baru yang bersumber dari teman satu kampus sahabat nya ketika SMA. Salah satunya adalah Puma. Farel semakin bingung. Manakah yang ia pilih? Tetap berada di bagian kota yang salah bersama Ara, atau mengikuti saran dari teman barunya untuk meninggalkan Ara dan pergi mengejar ambisinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines