Space of Life

Space of Life

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 5, 2022
Melotot marah. Fania sungguh tak habis pikir. Cowok ini, benar-benar orang paling bodoh yang Fania temui. "Lo pikir mau ngapain?" Teriakan Fania menggelegar. "Mau bunuh diri? Jangan bego!" Fania memukuli dada cowok itu marah. Gilang. Teman sekelasnya. Fania sedikit terkejut sebenarnya. Untuk apa Gilang mau mengakhiri hidupnya? Bukankah cowok itu selalu terlihat baik-baik saja? Orang tuanya terpandang, pengusaha sukses, anak tunggal, kekayaan melimpah, barang-barang yang melekat di tubuhnya serba mewah, mobilnya saja selalu berganti tiap minggu. Gonta-ganti pacar setiap harinya seperti mengganti pembalut! "LO PIKIR MAU NGAPAIN HA? MAU NGAPAIN GUE TANYA!" Fania meninggikan nadanya lagi satu oktaf begitu yang diajak bicara balik menatapnya dengan tatapan kosong. Fania gemas. Dia benci pada orang-orang kaya yang selalu merendahkannya, termasuk Gilang. Gilang sudah termasuk dalam daftar hitam orang yang paling ia hindari di kelas. Selain karena kekayaan yang diatas rata-rata, kelakuan Gilang yang seenaknya membuat Fania jengah. ______*****_____ Happy reading....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • FLU & BATUK
  • Akhirnya Fall in Love
  • Lucky ㅡ [COMPLETED]
  • East sky first love
  • Love & Enemy
  • Roommate With Benefits
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Moonstruck

Masa SMA selalu identik dengan cerita cinta pertama-manis, sederhana, dan penuh harapan. Ayra tahu itu. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu berharap pada kisah cintanya sendiri. Hingga kehadiran Heksa Albara Davendra perlahan mengubah cara Ayra memandang perasaan. Dari obrolan ringan, kebersamaan sebagai sahabat, hingga rasa nyaman yang tumbuh tanpa disadari, Ayra mulai percaya bahwa hatinya tak salah memilih. Namun, cinta tak selalu datang pada waktu yang tepat. Ketika perasaan semakin dalam, Ayra dihadapkan pada kenyataan yang memaksanya belajar tentang kecewa, menerima, dan arti mencintai tanpa memiliki. Diary Ayra adalah kisah tentang cinta SMA yang sederhana, realistis, dan dekat dengan kehidupan remaja-tentang harapan yang tumbuh, perasaan yang tak selalu berbalas, dan proses pendewasaan diri di usia muda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines