Menjadi Dirimu yang Baru

Menjadi Dirimu yang Baru

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 2, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Kamu hanya perlu menjadi dirimu yang baru. Tidak perlu mengungkit masa lalu yang bahkan menyesakkan dadamu. Yang harus kamu lakukan hari ini adalah bertumbuh melebihi dirimu yang dulu. Tak penting menangisi harimu yang kemarin. Karena hari ini adalah milikmu seutuhnya. Jadilah sebaik-baiknya manusia jauh melebihi dirimu sebelumnya. Kamu tidak sendiri. Bahkan Allah selalu setia menemani. Bangkit, dan berjuanglah untuk menjadi dirimu yang lebih baik lagi. Keep Hamassah..!!!
All Rights Reserved
#2
jiwamuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Garis Singgung
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • Mengejar Ridho Allah
  • senja di matamu
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Lembar Hijrah [[LENGKAP✔]]

Pernahkah kalian mencintai seseorang begitu hebatnya? Disaat kamu baru saja membayangkan dia tidak lagi disisimu, nafasmu terasa berat dan begitu menyesakkan. Bahkan itu terjadi hanya karena kamu sekedar membayangkan hidupmu tanpa dia disisimu. Kamu mencintai dia begitu gilanya, berusaha membahagiakan dan mempertahankan dia disisimu. Tapi ada satu hal yang kamu lewatkan, tidak semua selalu berada dibawah kendalimu. Begitupun dia. Entah sekarang, esok atau selamanya. Kamu tidak akan pernah bisa memastikan dia tetap berada disisimu sekeras apapun usahamu mempertahankannya. Karena sejatinya dialam semesta raya ini, kamu bukanlah pemegang kekuasaan penuh atas kehidupan orang lain. Biarkanlah tangan takdir bekerja semestinya. Tugasmu, bahagiakan dia dengan sekuat semampumu. Sisanya biarkan takdir membawa kisah itu berjalan sesuai alur yang sudah Tuhan gariskan. Entah garis itu saling berdampingan, bersinggungan atau bahkan saling memutus lajurnya. Pastikan kamu menerima segalanya dengan penuh kerelaan. Ingatlah, Jika kalian ditakdirkan tidak untuk bersama, setidaknya semesta pernah menjadi saksi atas perjuangan kalian dalam mempertahankan untuk terus bersama sekuat semampu yang kalian bisa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines