Hope : My Dream

Hope : My Dream

  • WpView
    LETTURE 74
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, feb 8, 2024
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Ini kisah ku, Shaila Althafunisa Pratiwi. Kisahku yang telah kehilangan seseorang yang sangat aku cintai sejak aku berumur tiga belas tahun dan kisah tentang keluarga ku serta sahabatku. Duo kerucul yang sangat ajaib. Jeje dan Lela itulah nama mereka. Dan memiliki hal yang jarang manusia miliki. Dan kisahku dengannya. Kisah perjuangan. Dia yang memiliki kehidupan misterius. Dan tatapan yang mencerminkan perasaan yang berbeda-beda di dalamnya. Saat ia datang, banyak hal yang terjadi kejadian yang selalu diluar nalar manusia. Dan membuatku selalu berharap kepada kehidupan. Saat ia datang dan pergi, aku selalu berpikir. Apakah aku ini sedang bermimpi?
Tutti i diritti riservati
#11
shaila
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • You Remember Me Or Forget Me?...
  • Love With Ghost
  • Aksara Bercerita
  • In The Depth Of The Forest
  • Teman Masa Kecil-ku Yang Misterius
  • Sekolah Angker [END]
  • Two Hearts, One Path ~Harqeel (HIATUS)

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2023 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti