Serangkaian Kejutan dari Semesta

Serangkaian Kejutan dari Semesta

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini bukan sekedar tentang cinta. Bukan sekedar rasa. Lebih dari itu, Ini tentang rencana - rencana. Tentang mimpi - mimpi hidup bersama, Perjuangan mengalahkan ego, Dan usaha untuk merangkai bahagia. Sebuah kisah tentang pemuda dengan semesta yang ia miliki, Semesta yang memiliki pelukan terhangat melebihi mentari. Pemilik senyuman yang mampu mendamaikan hati tiada henti.
All Rights Reserved
#479
klasik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Dalam Rintik yang Sama
  • LOVE IS YOU
  • rain untuk senja
  • Antologi Cerpen & Cerbung (Kumpulan Cerita Pendek)
  • KEMBALI
  • Short Story Romance
  • Kepada Rindu Yang Semestinya

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines