Jakarta Blackout

Jakarta Blackout

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 24, 2020
"Tadi kau menanyakan tentang kenanganku yang paling berkesan, sekarang aku tau jawaban dari pertanyaan itu," kataku kepadanya. "Apa?" tanyanya antusias. "Kamu dan malam itu, saat semesta dengan baiknya mempertemukan kita di tengah gelapnya Jakarta, dengan kamu sebagai penerang." Senyumnya mengembang, matanya berbinar. "Alatha, terima kasih."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naughty Love (COMPLETED)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • THE CLIMB [Completed]
  • Kalau Saja Kita Sama
  • Petrichor
  • DON'T FORGET ME || SELESAI
  • Ilusi
  • SELESAI (Say Goodbye)

"Kamu mau kemana?" tanyanya. "Aku mau pergi jauh banget. Kamu jangan nungguin aku ya. Aku gak bakal balik lagi kesini. Soalnya aku dah pergi jauh dan gak bisa balik lagi. Kamu harus janji gak bakal sedih terus ya kalo aku gak ada. Kamu harus tersenyum dan jalanin hidupmu." "Gak! Kamu gak boleh pergi. Kamu dah janji gak bakal ninggalin aku kan? Mana janjimu. Aku bakal nunggu kamu sampe kamu kembali. Dan aku akan terus diem disini. Jadi, kamu harus kembali secepatnya. Apapun yang terjadi, kamu harus kembali"

More details
WpActionLinkContent Guidelines