Story cover for Satu Kata by Adehalenpeb
Satu Kata
  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 14, 2019
Inilah aku penikmat hidup dengan mengikhlas kan semua takdir yang sedang berjalan.

Ketika hujan memutuskan menyapa lalu bergegas turun, diriku meneduhkan lahir, batin, dan pikiran ini di kafe langganan.

Hati ini terpukau oleh ciptaan Tuhan, dengan ketidak sengajaan hanya gara-gara sebuah pena.

Mata ini terpukau oleh keindahan yang begitu syar'i, kemudian dalam sedetik seperti berjam-jam lamanya.

Tidak di sangka-sangka aku tertarik olehnya, "dhuak" kepalaku terbentur begitu keras ke meja yang ada di hadapanku. 

Setelah itu...
All Rights Reserved
Sign up to add Satu Kata to your library and receive updates
or
#6satukata
Content Guidelines
You may also like
[LS1] RAINEESME (Completed) by LStories_
48 parts Complete
Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-
You may also like
Slide 1 of 10
Dia Hujan dan Cinta Pertama cover
Full Of Scratches cover
KAIFA HALUKI?? cover
THIS YOU!!? cover
Meneroka Jiwa 2 cover
The story of rain [END] cover
Izinkan Aku Memilih Takdirku cover
Wrong Dream cover
[LS1] RAINEESME (Completed) cover
My Second Life (Completed) cover

Dia Hujan dan Cinta Pertama

21 parts Complete

Sesaat ketika hujan turun, aku berpikir waktupun telah berhenti. Dan aku di satukan dalam kebahagiaan yang menyakitkan. Ada masa ketika musim hujan itu, aku menumpahkan semuanya dalam tangisku. Dan aku tertawa atasnya. Namun saat ini, ketika hanya ada musim kemarau di hatiku, aku merindukan hujan itu. Bahkan ketika tahu, bahwa aku berada di bawah rintik-rintik hujan yang menggelora, aku tetap merasa, itu bukan hujan yang aku rindukan.