Antara Aku, Kau, dan Masa depan

Antara Aku, Kau, dan Masa depan

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[Kelvin] [Alicya] Sayup-sayup pancaran sang mentari yang mengunci diri dalam senyuman, tapi tidak dengan diriku. Hati ini masih sama, mengharapkan seseorang yang tak bisa diharapkan, mengharapkan hal yang mustahil terjadi kembali. Apakah aku harus seperti ini untuk selamanya? Mungkin sebagian orang menganggapku gila, tapi inilah yang terjadi, jiwa ini tak bisa memungkiri. Meninggalkan kedamaian desa, keheningan setiap malam, untuk kembali melihat keramaian kota, kerasnya kehidupan di kota. Sudah cukup aku hidup seperti ini, aku akan memulai lembaran baru dalam hidupku, tanpa sedetik pun mengabaikan kenangan pahit yang selalu menghantui, kenangan yang selalu menari dalam angan. Terima kasih kenangan, terima kasih desa yang penuh kehangatan. Sampai jumpa kembali dengan sejuta harapan, membawa cerita baru dengan sejuta keindahan. ***** Selamat pagi ibu kota, selamat pagi juga kerinduan yang tak kunjung sampai ke pelabuhan. Hari ini ku mulai aktivitas seperti biasa, sebelum aku hidup dalam pusaran keterpurukan. Mungkin aku akan membuka hati untuk siapapun pria yang ingin singgah dalam bingkisan cintaku, tapi tak ada sosok yang bisa menggantikan pujaan hatiku, ya memang benar masih ada satu nama yang membekas di hati, entah hanya untuk saat ini atau untuk selamanya.
All Rights Reserved
#240
gundah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind the Silence
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Golden Blossoms (End)
  • dear happiness
  • (Bukan) Keluarga
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Destroyed (BxB) 2
  • Another Me

Di balik keheningan, ada kisah yang tak pernah benar-benar bisu. Di balik diam, ada doa yang tak terdengar, ada luka yang tak terlihat. Dalam perjalanan yang tak pernah terbayangkan, aku belajar menerima setiap luka, kecewa, dan kehilangan. Tentangku yang tetap berdiri meski hatiku sepenuhnya telah retak. Tentang jiwa yang menyimpan badai di balik senyum, yang memilih diam saat dunia tak mampu memahami dan menangis hanya di hadapan-Nya. Ketika hidup tak berjalan sesuai harapan, ia belajar menerima, memaafkan, dan melepaskan. Behind The Silence bukan hanya tentang kesedihan. Ini tentang perjalanan menemukan makna dalam kehilangan, keikhlasan dalam luka, dan harapan yang perlahan Allah tumbuhkan, meski dari retakan yang paling dalam. Ada air mata yang jatuh tanpa suara, ada luka yang tak pernah terucap, hanya terasa di relung terdalam jiwa. Behind The Silence adalah kisah tentang menerima rapuh, merangkul sepi, dan perlahan belajar bahwa di balik diam, ada doa yang lirih dan harapan yang selalu hidup, meski nyaris padam. Untukmu yang pernah merasa sendiri, buku ini adalah pelukan. Note : Diangkat dari kisah nyata. Tentang kehilangan ayah, perjuangan di tanah rantau, dan langkah kecil untuk berdamai dengan luka. Sebuah perjalanan menuju kekuatan yang lahir dari air mata. Cover by : Canva Written by: misyaanindyaa Ig: @misyaanindyaa_ Tiktok: @misyaanindyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines