Cerita ini di tulis untuk, kepala yang memikul kehampaan, untuk pundak yang membawa omongan, untuk tangan yang menjinjing beban kosong, untuk langkah yang menahan sakit, untuk tubuh yang berharap istirahat, untuk mata yang menanggung jujur, untuk telinga yang menderita, untuk segala tugas yang harus, bertahanlah kawan.
All Rights Reserved