Story cover for HOLD ON by matchalattey
HOLD ON
  • WpView
    Leituras 45
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 45
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em nov 15, 2019
Ada yang pernah ngalamin HTS?

Menjalani hubungan tanpa status bukanlah hal yang mudah. Hati akan menjadi taruhannya. Lo harus siap untuk nggak cemburu, harus siap berada dalam ketidakjelasan, tidak boleh marah, dan tidak bisa melarang. Karena apa? Karena lo bukan siapa siapanya. Dan yang paling parah harus siap untuk ditinggalkan kapan saja.

Begitulah yang dialami Audrey. Gadis manis ini sudah hampir dua tahun dekat dengan Kevin yang notabenenya Ketua BEM Teknik, namun tidak ada kejelasan sama sekali. Hingga Kevin memberi tahu alasan yang tidak bisa diterima oleh akal sehatnya? Lantas apakah yang akan dilakukan Audrey? Mempertahankan hubungan yang penuh ketidakjelasan tersebut dan membiarkan hatinya terluka berkali-kali? Atau melepaskan Kevin dan mencoba membuka hatinya untuk orang lain?

***

"Kita jalani aja dulu. Saat kamu udah nggak sanggup buat nunggu, kamu boleh pergi kapan aja." - Kevin Sebastian.

"Aku hanya berharap kisahku berakhir seperti novel. Setelah aku tersakiti berkali-kali, aku akan menemukan kebahagian diakhirnya." - Audrey Agatha

WARNING!!!
Cerita ini bisa menyebabkan emosi yang tidak terkendali. Siapkan hati kalian sebelum mencoba membaca kisah mereka :D

Buruan baca dan add ke library kalian ya.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar HOLD ON à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#812broken
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Shena Aquella {SELESAI}., de JeageSelber
66 capítulos Concluída
•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
KHALILA AND OTHERS cover
Paradise cover
CAHAYA DI BALIK LUKA [END] cover
He fell first but she fell harder cover
AUDREY cover
Aku Jatuh dan Cinta cover
Shena Aquella {SELESAI}. cover
Kita Sembuh Bareng? cover
𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT] cover

KHALILA AND OTHERS

13 capítulos Em andamento

"Kalau kamu sayang aku seharusnya kamu ngga bakal sayang sama cewe lain, kan?" Berawal dari iseng, berakhir dengan duka. Sebuah permainan perasaan yang tumbuh menjadi sesuatu yang lebih dalam, dan tentu merugikan ke-tiga belah pihak. tidak ada yang benar disini,semua salah, termasuk aku, kamu, dan dia. kalau saja perasaan dan hatimu tidak buta, kamu pasti tahu aku dan dia mencintaimu sepenuh hati. Tapi nyatanya, kamu hanyalah orang yang benar-banar paham cara menyakiti. lepaskan dia atau aku? tidak bisa? maka lepaskan kami. " kamu tidak hanya membohongi aku dan dia tapi kamu juga membohongi perasaan kamu sendiri, tidak ada satupun wanita yg mau di cintai oleh penipu seperti kamu "