MAYZELLUNA

MAYZELLUNA

  • WpView
    Membaca 1,412
  • WpVote
    Vote 62
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 21, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Ini adalah kisah tentang dua leader mafia berbeda kelompok yang dipertemukan secara tidak sengaja. " Ck ck ck... kalau jalan tuh jangan sambil nutup mata! Lo pikir nih sekolah punya elo?! " Kata Jessica tajam sambil melirik sinis cowok yang masih menutup mata, mengabaikan dirinya. "Siapa lo berani-beraninya ngomong kek gitu dihadapan gua? Hmmm?!" Tiba-tiba Jhonnis membuka mata lalu menyeringai kecil terhadap Jessica.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#319
mafiagirl
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Black Code (Lima)
  • Harumi (END)
  • CLARISSA [ On Going ]
  • Transmigrasi Arion Barendra [Hiatus]
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • OBSESSION LOVE
  • kata kunci
  • NERD FAKE GIRL✓
  • Prahara

~lanjutan cerita ~TEMAN LAMA ~ "Jadi mereka tetap mati walaupun aku sudah bersusah payah menyelamatkan mereka" ucap Aqilla seraya menyilangkan kakinya dan mengankat tangan kanan untuk menopang dagu "ini bisa jadi masalah besar" Aqilla menatap intens siluet pelaku yang tertangkap kamera cctv tanpa dia sadari rupanya makan malam telah siap dan Haris berteriak memanggilnya dari dapur, Aqilla langsung mematikan tv dan bergegas ke dapur bergabung bersama saudaranya untuk menyantap makan malam, Aqilla tersenyum saat melihat makanan di depannya ~ "semua teman mu sudah kakak hubungi, teman yang mana?" tanya pria berkacamata sambil menatap sinis adik perempuannya yang basah kuyup "amm..." Aqilla berusaha mencari jawaban yang tepat agar kakaknya tidak curiga, tapi sialnya otak dia tidak bekerja dengan benar yang membuatnya hanya diam, "kamu habis dari kafe kan" tuding pria yang awalnya duduk bersandar pada sofa kini menegakkan duduknya menambah kesan penuh karisma yang membuat Aqilla takut Faktanya dia memang dari kafe yang dimaksudkan oleh ke dua kakak laki-lakinya, tapi dia bukan sekedar pergi menghabiskan uang di sana, dia ikut kerja sambilan dan jam kerja yang di berikan pada anak SMP sepertinya adalah sore hari agar tidak mengganggu jam sekolah, awalnya dia tidak diizinkan bekerja karena belum cukup umur tapi karena dia terus datang dan berteman baik dengan semua pegawai serta bos kafe, Aqilla akhirnya terdaftar sebagai pelayan. ~ Dia merasa senang bisa mendapatkan keluarga baru seperti mereka, tapi semua tidak akan berlangsung lama jika rahasia Aqilla terbongkar tanpa dia sadari senyumannya telah sirna dan digantikan dengan wajah datar, Aqilla mengingatkan kepada dirinya sendiri untuk tidak terlalu dekat dengan keluarga yang telah mengadopsinya agar tidak terulang kembali kejadian dimasalalu yang menimpa orang-orang baik yang mengadopsi Aqilla sebelumnya, jadi dia harus memainkan perannya lebih bagus lagi agar atasannya tidak mengajukan protes.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan