Hanya Kita

Hanya Kita

  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Feb 29, 2020
Nayara Claudia Putri Wibowo adalah putri tunggal pengusaha yang sangat terkenal. Kehidupannya tidak jauh dari kata sempurna, ia bisa dibilang punya segalanya, orang tua yang kaya raya, sahabat yang selalu ada untuknya, dan tentu saja pacar yang sempurna dan sangat sayang padanya.it's perfect right ? Kehidupan seperti itulah yang didambakan semua orang dan semuanya telah dimiliki oleh Naya. Namun tentu saja, takdir tuhan bisa merubah segalanya. Takdir yang sebelumnya indah bisa saja berubah :-)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [End] Behind The Heart
  • KANAYA: The Missing Puzzle
  • ABOUT LIFE
  • Dia (Omku) Suamiku (COMPLETED) SEBAGIAN CHAPTERS DIUNPUBLISH YA
  • DAREN (END)
  • Love or Obsession (21+)
  • ISTRI KESAYANGAN TUAN CEO
  • Zi

[Romance] Follow dulu, baru dibaca. Avram Gian Pradipto -Dokter dengan tingkat kegagalan operasi 0%- Wanita itu melihatku tajam. Tanpa rasa terkejut, maupun cemas. Sebaliknya, ia balik tersenyum dan menunjukkan raut lega. Lalu pelan, bibirnya mulai berucap, "Tidak, terima kasih. Tapi, aku tidak ingin sembuh. Jadi, dok ... biarkan aku tetap sakit dan meninggal pada akhirnya." Galiya Mira Tabitha -Pasien dengan tingkat keinginan mati 100%- Pria itu melihatku bingung. Penuh rasa khawatir dan takut. Ia bertindak seakan dirinya adalah pasien dan aku sebagai dokternya. Lalu cepat, suaranya mulai kembali terdengar, "Saya tidak mengerti. Kenapa ... kenapa kamu bisa memiliki pikiran seperti itu? Kematian bukan sesuatu yang mudah. Dan saya ... saya tidak akan membiarkan kamu untuk meninggal. Tidak akan pernah." Bagaimana jadinya, jika seorang dokter yang selalu ingin menyelamatkan nyawa seseorang, bertemu dengan pasien yang tidak ingin diselamatkan? Akankah tercipta sebuah pengertian? Atau justru membentuk sebuah akhir menyedihkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines