Remah Rasa

Remah Rasa

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2019
Raisa. Gadis yang hatinya telah dipatahkan oleh cinta pertamanya(ayahnya) sehingga membuat dia tidak mau lagi peduli dengan cinta,mungkin orang-orang menyebutnya mati rasa. Namun, masih adakah kemungkinan seseorang menumbuhkan sebuah cinta di dalam hatinya ? masih adakah laki-laki yang tulus mencintai satu wanita karena hatinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marriage With Benefits (Tamat)
  • Cinta Terakhir Pilihan Tuhan
  • ARSALESA [END]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Noda dalam Cinta
  • Meneroka Jiwa 2
  • Truth (Edisi Revisi)

Caramel Attanaya Raharja tidak pernah menyangka jika keputusannya untuk membela seorang anak ketika dimarahi oleh wanita di dalam area playground justru membawanya kepada sebuah keadaan yang membuatnya serba salah. Rasa cintanya pada anak-anak membuatnya tidak tega menolak keinginan anak itu untuk menjadi Mamanya. Hal ini Caramel anggap sebagai upaya menyenangkan anak itu tanpa ada maksud lain. Semua yang Caramel lakukan menjadi runyam ketika sosok Elang Mahaputra Adikara yang tidak lain adalah Ayah dari Leander itu memintanya untuk menjadi istrinya dan menjalankan peran sebagai ibu untuk anaknya. Meskipun awalnya menolak secara tegas namun tawaran-tawaran yang Elang berikan jika Caramel setuju untuk menjadi istrinya membuat Caramel mau tidak mau menerimanya. Elang mengira jika persetujuan Caramel untuk menjadi istrinya saja sudah cukup, namun nyatanya meminta restu keluarga Raharja jauh lebih sulit daripada yang ia bayangkan. Elang kira setelah berhasil melalui semua itu kehidupannya dengan Caramel akan baik-baik saja, nyatanya ia telah salah besar. Mampukah mereka bertahan atau justru sebaliknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines