Lukisan pada nada- nada Senja

Lukisan pada nada- nada Senja

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2019
Di sore itu sang senja berubah sendu, Kau pergi tanpa kata. Iris coklat hangatku menerawang ke angkasa, Mega bergantung diatas sana. Dan langit, bergemuruh.. Menampakan kelabu yang tak rela melepas mu begitu saja. Sekarang, Aku ingin bertanya.. Kalau aku rindu, aku harus apa? - s e n j a - {Written by Lucia Van Vica ; ©️Nov 2019}
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alkara ( Terbit)
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Rain And Tears [Proses Revisi]
  • Langit dan Lukanya
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Senyum untuk Kejora (COMPLETED)
  • Sandyakala [TAMAT]
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Langit Yang Tak Lagi Biru
  • ANGKASARAYA

Sudah terbit di teori kata publishing yang mau order bisa langsung ke Instagram itu ya , masih lengkap dan masa kontrak akan berakhir beberapa bulan lagi Alkara Pradipta Alexius-tampan, memesona, dan dipuja banyak wanita. Tapi di balik segalanya, ia hanya ingin hidup damai, jauh dari ambisi dan sorotan. Kehadiran Alvar, kakak tirinya, mengubah segalanya. Ambisi Kara untuk mengejar ketenaran hancur seketika, digantikan oleh tekanan, iri, dan luka masa lalu yang kembali menganga. Hingga ia bertemu seorang wanita tunawicara. Tak bersuara, namun kehadirannya perlahan mengisi kekosongan yang bahkan Kara sendiri tak tahu ia miliki. Sebuah kisah tentang luka, kehilangan, dan pertemuan yang mengubah segalanya. Pre-order di teori kata publishing jangan lupa ikutan yah

More details
WpActionLinkContent Guidelines