GAME ONLINE

GAME ONLINE

  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, nov 16, 2019
prolog malam itu tepatnya jam 23.00 pm. aku masih terjaga dan menatap layar ponselku.aku sangat suka bermain game online saat itu aku diam-diam bermain game diruang tamu rumahku karena bateraiku ponselku habis aku pun men-charger ponselku sambil melanjutkan permainanku tadi. tak lama setelah itu ada seorang pria berbadan tinggi yang lewat begitu saja didepanku aku masih menatap layar ponselku dan tidak memperhatikan wajahnya itu setelah cukup lama bermain game online aku melihat jam di layar ponselku dan benar ini sudah larut malam 23.55 pm aku berpikir siapa pria itu tadi penasaranku sudah membesar aku memberanikan diri untuk menuju kamar orang tuaku aku berpikir sejenak mungkin saja kakakku atau ayahku kan yang sengaja melakukan hal ini untuk membuat lelucon yang lucu tetapi ini sudah sangat larut. dengan sangat hati hati aku menuju kamar kakak laki lakiku dan menyalakan lampu aku baru ingat!kalau kakak kan lagi kerja dan ayah lembur! aku lupa kalau kakak dan ayah sedang bekerja lalu itu siapa aku menuju kamar orang tuaku saat aku membuka pintu perlahan aku melihat ibuku yang sedang tertidur yang dirumah cuma aku dan ibu lalu siapa!aku mulai berpikir aneh aneh dan seketika aku kaget sontak aku berlari kekamarku aku kunci kamarku rapat rapat supaya tak ada orang yang masuk aku meloncat ke kasur dan menyelimuti tubuhku dengan selimut aku bergumam sangat pelan "itu tadi siapa"itulah pikiranku saat ini pikiranku kacau dan berputar "itu siapa,kenapa dan mengapa"kacau ketakutan itu terus menghantuiku sampai saat ini
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Hear (Completed)
  • Puisi Kegagalan
  • DIA ADALAH NAJA
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • PENCARIAN SANG AHLI WARIS THE MORGAN
  • Gak Di Sangkah Ternyata' Aku Di Jodohkan Dengan Dirinya
  • 𝙵𝙰𝚉𝙴𝙴𝚁𝙰
  • Jangan Pergi, Ayi
  • Terlalu rumit

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido