LUNA
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2019
Luna Amira Syam seorang gadis yang cantik manis, lemah lembut, polos, dan manis hidup di keluarga sederhana tapi harmonis. Cinta Amira Syam Alexander seorang gadis yang cantik suka membully, suka marah tapi sebenarnya baik menyukai seorang pria yang sangat tampan disekolah nya bernama. Alvino ladri samudra seorang pria tampan tapi dingin seperti kulkas berjalan memiliki saudara kembar bernama Azka ladri samudra seorang cowok chilidis, manja, tapi akan kejam jika seorang yang melukai orang yang dia sayangi. Suatu hari luna dan cinta bertemu apakah yang akan terjadi....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alaskar dan Bulan
  • DEAR...   [TAMAT]
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • Date Me Anyway
  • Stay with Nathan
  • Love Bombing
  • Bulan Di UfukTimur [#3.SGS] (Tersedia E-book)
  • The Beauty Inside(Complete)
  • MY PERFECT HUSBAND

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan sekolah menengah, dua jiwa yang berbeda tanpa sengaja dipertemukan oleh takdir. Bulan, seorang gadis pendiam dengan hobi melukis, menyimpan kelembutan dalam setiap gerakannya. Di sisi lain, Alaskar, kapten tim voli yang percaya diri dan karismatik, dikenal sebagai pusat perhatian di mana pun ia berada. Pertemuan pertama mereka terjadi secara sederhana, saat mata mereka bertemu di sebuah aula yang ramai. Sebuah tatapan singkat yang menyalakan percikan rasa ingin tahu di hati masing-masing. Bulan, dengan sikap canggungnya, tak mampu mengabaikan getaran aneh yang dirasakannya. Sedangkan Alaskar, yang terbiasa menjadi sorotan, justru mendapati dirinya terpesona oleh kesederhanaan Bulan. Namun, dunia mereka yang berbeda membawa tantangan tersendiri. Di balik pesona Alaskar yang sering dianggap sempurna, ia menyimpan luka keluarga yang tak terlihat. Sementara itu, Bulan harus menghadapi tekanan dari lingkungan sosialnya, termasuk rasa iri dan gosip dari mereka yang tak senang melihatnya dekat dengan Alaskar. Dari pertemuan pertama yang singkat, percakapan sederhana mulai mengalir. Hubungan mereka berkembang perlahan, penuh dengan momen manis, kecanggungan, dan perjuangan untuk saling memahami. Keduanya belajar bahwa cinta bukan sekadar rasa bahagia, tetapi juga keberanian untuk saling mendukung di tengah rintangan yang ada. Di awal cerita ini, cinta mereka adalah benih kecil yang tumbuh di tengah badai, memulai perjalanan panjang penuh emosi, tawa, dan air mata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines