Ambigu
  • WpView
    Reads 392
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2020
WpInfo
Poetry
Puisi puisi picisan yang perlu banyak perbaikan. Melayang layang diterbangkan amanita. Keluar dari lidah keledai. Kepakan kecil kupu kupu yang mengakibatkan badai di belahan dunia lain. Minta bantuan perbaikannya, kritik dan saran! Selamat menikmati!
All Rights Reserved
#78
ragu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun di Ujung Daun (END)
  • JAM 3 SORE
  • TENTANG RASA
  • Setitik Tinta
  • Setelah Langit Berbisik (END)
  • AURORA
  • Sebuah Rangkaian Kata
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)

Aku melihat-mu dalam diam, Senyum-mu seindah langit sore, Membuatku terhanyut akan rayuan, Membuatku dilema akan sebuah rasa. Aku mengeja namamu dalam diam, Diam yang mampu membuatku asa, Kau tertawa di bawah langit senja, Sedang aku hanya bayang yang semu. Langkahmu, riuh di lorong waktu, Meninggalkan jejak di hati yang bisu, Aku menatap dari jauh, Menyulam rindu tanpa benang temu. Ah, mungkin memang begitu cara semesta bekerja, Menitipkan cinta tanpa meminta kembali, Menjadikan debar ini milikku sendiri, Sedang kau tetap menjadi kisah yang tak tersentuh...tapi selalu ada, ~ Rabunga Indah. Publish Start : 31 Januari 2025. Finish : 02 Februari 2025. DISCLAIMER ❗ Cerita ini, 70% berasal dari kisah nyata. Jadi, tolong jangan dicopas atau pun di plagiat. Walaupun tulisan keduaku ini masih kurang bagus dari segi penghayatan dan lain sebagainya. Tolong hargain, ya! Dan, cerita ini udah ada lama dari tahun 2022. Cuma, baru sempet publish sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines