Boyfriend

Boyfriend

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 18, 2019
"Lo tuh jalan pake mata dong".ujar Agatha "Lo itu masih normal gak sih, masa jalan pake mata. Dimana mana orang tuh jalan pake kaki" jawab Ananta. "Ya gue juga tau jalan pake kaki, maksud gue Lo kalo jalan liat liat dong, nabrak orang gini...." Ujar Agatha dengan nada tinggi..... "Ya gue kalo jalan liat liat lah, kan gue punya mata" jawab ananta lagi .... Bagaimana kelanjutannya, makanya baca dong^_^ Selamat membaca^_^😄😉 ©aurelbill22
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • Crazy Marriage
  • Tokoh Utama
  • ArKa (End)
  • Arsyilazka
  • Aku Adalah Lukamu
  • DEVANO ( sedang di Revisi)
  • Harapan Bunga Terakhir

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines