Get Crazy in Japan

Get Crazy in Japan

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2019
Ini kisah perjalanan gue yang pertama kali terbang ke luar negeri bareng adik gue yang masih 9 tahun. Check in domestik aja belum paham, gue kali ini cobain ke jepang dengan proses transit philipine. Kata orang tiap perjalanan punya ceritanya masing-masing. SO DO I. Gue harap cerita gue bisa diambil pelajaran bagi semua dan gue harap lu pada nggak ulangin apa yang jadi kesalahan gue yakk! Ini perjalanan seru banget sih, dari metode adik gue yaitu Melihat-Memastikan-dan Meniru segala hal yang baru bagi kita. Balik ke kampung halaman di Jepang, Nyasar di kereta sendirian, ngerjain tugas kuliah sambil jalan-jalan, sampai ending rada ngeselinnya gue dan adik ketinggalan pesawat pulang ke indonesia. Hope you guys will enjoy it! Btw cerita ini bakal dimulai dari gimana anak yang ceroboh, pelupa, dan pemalu alias malu-maluin ini minta izin meliburkan diri untuk seminggu untuk semua praktikum kuliah die. Iyee gue kuliah Farmasi, jadi gue punya 4 Praktikum di semester ini.
All Rights Reserved
#9
disneyland
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Brave Alone
  • Friendzone?
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Stumbled Into You
  • CLOSER
  • FIVE SQUAD : THE BEST FRIENDS - VOL 2 REVISI
  • Destiny ✓
  • Spring Girl Beauty||HARUMI [END]
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)

Kemungkinan dalam halnya kehidupan itu buram. Takdir bisa mengubah semuanya dalam sekejap. Ara tau kehidupan tak akan selalu berjalan lancar. Masalah, rintangan datang untuk menghadang. Dalam senyuman manis itu terdapat kesedihan yang jauh mendalam. Dalam doa, selalu dalam doa Ara bisa lega. Berharap semua baik-baik saja. Hingga Tuhan selalu menangkalnya, Ara percaya suatu saat nanti ia pasti bahagia. Pasti. Dan semoga. "Tuhan kuharap di napas terakhirku aku bisa tersenyum. Walaupun itu senyum kesedihan yang aku punya." Kegetiran yang menyergap membunuh perlahan diri yang sebenarnya. Sekuat apapun itu pasti luruh dalam sekejap. Akankah bisa ia bertahan? Kepoin my first story yuk!! ✌✌ Ada tambahan nih, tokohnya sebenernya banyak tapi ntar nyusul-nyusul yah. Ceritanya kalo ga nyambung atau aneh maklum ini first story, jadi kalo mau kasih saran, sok atu kasih aja. Tapi kalau penasaran klik tambah ya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines