DIARY AKU

DIARY AKU

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 27, 2019
Bila sepesang mata aku tak jumpa tempat nak luahkan.. Inilah... Pak Cik Oren..sudi mendengar..😂😂 Aku bukanyr ape..kadang kadang tu kan..aku jadi stress gak bila masalah timbul ! tapi bak kata 'kucing' aku...yang berbunyi.. "Sejadah dah Allah(tuhan) kita kan ade" Tapi ape ape pun aku suka mencatat.. Dan di sini lah bermulanye kisah sengal minah tak bertauliah...
All Rights Reserved
#30
diari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adriana Raisa
  • "DEMI KITA" ❤
  • CrUSh (CERPEN)
  • SAVE ME COMPLETE
  • Miss Beku I Love You !
  • Kesulai Lemai Season 2 Completed

"Adham... kalau kau tahu betapa aku masih tunggu kau untuk kembali dan kenapa kau pergi tanpa sebarang kata?"- Adriana Raisa "I'm sorry... I never meant to break you. But I had no choice." - Marteen Adham Tahun 2019 adalah tahun terakhir mereka berbual. Tiada pergaduhan, tiada alasan cuma satu hari Adham hilang dari hidup Adriana, seperti bayang-bayang yang lenyap ketika mentari terbit. "Aku masih tunggu kau, Adham. Masih harap satu hari kau akan muncul, bawa semua rasa yang pernah kita janji." - Adriana Raisa Adriana tidak mampu melawan keputusan keluarga. Hatinya masih milik Adham, tapi dia dipaksa memilih antara setia pada masa lalu atau reda pada takdir. Dan itulah saat dia bertemu Ilyas seorang lelaki yang tidak menjanjikan cinta, tapi menawarkan perlindungan. "I tahu... you masih ada orang lain dalam hati you. Tapi kalau you benarkan, I nak jadi seseorang yang boleh buat you rasa selamat. Bukan hari ni, bukan esok... tapi bila you dah sedia." - Syakir Ilyas "I can't give you my heart, Ilyas. Sebab hati I masih luka." - Adriana Raisa "I tak minta hati you, Adriana. I cuma nak ada di sisi you... sampai satu hari nanti you mampu senyum tanpa rasa sakit." - Syakir Ilyas Adham? Dia tidak pernah kembali. Tapi kenangannya kekal dalam setiap malam yang Adriana tangisi. Dan Ilyas, dia tetap ada diam, setia dan sabar menunggu luka yang bukan dia cipta untuk sembuh satu per satu. Ini bukan kisah cinta tiga segi. Ini kisah tentang kehilangan, tentang penantian, dan tentang seorang lelaki yang datang bukan untuk menggantikan cinta lama, tapi untuk memulihkan hati yang hampir musnah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines