Friends With Benefits

Friends With Benefits

  • WpView
    LECTURAS 252
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, nov 16, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
[18+] Mature Content Fanya, cewe yang gaktau apa-apa soal dunia perkuliahan. Bukannya dia polos atau gimana. Cuman, dibayangan dia hanyalah tugas dan organisasi yang bakal jadi menu utama di kampus. Ryan, yang merupakan temen se-geng Fanya, mengetahui fakta seorang Fanya yang gak terlihat sama temen-temennya yang lain. Ryan ga sengaja ngeliat sesuatu di hp Fanya yang membuat dia makin penasaran ama Fanya. Rasa penasaran Ryan yang ditujukan pada Fanya, lama-lama membuka pintu darkside dari sisi Fanya maupun Ryan sendiri.
Todos los derechos reservados
#28
collegestories
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • Fendi dan April [ COMPLETED ✔️ ]
  • Babblegum Barbell Bar (END)
  • SUGAR DADDY- PCY▽
  • Kakak Ipar Ku🔞 [✓]
  • The Cruel Boy
  • Been Through · osh✔ [ TELAH TERBIT ]
  • BETTER THAN THIS - TERBIT (Seri Pertama Always)

*21+ (Dewasa & Frontal)* "Gila gue gak ada make ni cewe kan? " Rayan menepuk jidatnya dengan sedikit panik ketika ia baru saja terbangun dari tidur nya dan melihat ada wanita disampingnya masih tertidur pulas. "Ahh aww" ringis wanita itu sembari seperti menahan sakit dibagian bawah sana dan tak lama kemudian wanita tersebut mulai menerjapkan mata. "Kamu ngapain ada disini ?!!" Maki wanita tersebut ketika ia sudah membuka mata dan melihat ada Rayan disebelahnya. Rayan tersenyum nakal dan menatap wanita tersebut . "Kamu gak inget semalem abis goyang diatas aku? Apa saking enaknya punya aku sampe bikin kamu lupa ingatan?" Ucap Rayan senyuman nakal . Deandra seketika melotot mendengar ucapan laki laki yang usianya lebih muda dari dia. Deandra terus mengingat kejadian semalam apakah benar yang Rayan ucapkan. Wanita dengan wajah sensual itu terus mengingat dan menyusul puzzle yang ada dikepalanya untuk mengingat kejadian semalam hingga mereka berdua berada di atas kasur kamar hotel tersebut. "Gimana? Besar dan panjang kan?" Ucap Rayan lagi dengan senyum meledek. Deandra tak mampu mengingat kejadian semalam karna ia memang baru saja terbangun dari tidur dan belum sadar 100 % . "Gausah ngaco kamu !! Kamu fikir saya seperti cewe diluaran sana yang bisa kamu bungkus!" Maki Deandra dengan ucapan ketus. "Ya buktinya kita ada disini, trus kamu tadi kaya kesakitan, ya itu akibat goyangan brutal kamu semalem makanya sampe lecet kan" Rayan terus berbicara asal membuat Deandra semakin kesal dengan anak itu. "Tolong ya Rayan gausah biacara kurang ajar, pakaian kita lagian juga masih lengkap, gausah halu kamu" Deandra terus mengelak. Sungguh ia berani jamin kalau memang ucapan Rayan adalah hanya omong kosong. Rayan mendekatkan wajahnya kearah wajah Deandra dengan menyisakan beberapa cm saja. "Kalau memang kejadian jadi aku atau miss yang kalah?" Deandra seketika menjauhi wajahnya . "Sekali lagi bicara kurang ajar, saya pastikan kamu mengulang semester depan!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido