Sita-Story

Sita-Story

  • WpView
    Reads 536
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 15, 2020
Ketidakberdayaan nya yang begitu lemah hanya untuk sekadar mengungkapkan rasa, membuat Sita terjebak pada patah hati yang begitu dalam dan berkepanjangan. Diterbangkan, lalu kembali dijatuhkan membuat Sita hampir terbiasa mengalaminya. Sita hampir saja akan menyerah, tapi ternyata dia kembali dipersatukan dengan seseorang yang menetap di hatinya sehingga untuk sekedar melupakan saja amat begitu susah. Masalah yang bertubi tubi pada hidupnya pun seakan tak pernah berhenti setelah cukup dekat dengan pujaan yang sudah lama ia inginkan. Hampir saja ia benar benar akan menyerah. Tapi ucapanya seakan membuat Sita teringat pada tujuan utamanya. "Gue butuh lo untuk raga gue. Dan lo butuh gue untuk hati lo." Dan Duar!!! Amat begitu mengejutkan!
All Rights Reserved
#48
sita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inersia
  • Fanya's (My Cool Girl) [Completed]✔
  • Berandalan [END]
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Fate In You (COMPLETED)
  • ALFAZURA[SUDAH TERBIT]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Antara Cinta dan Lara
  • Where The Feelings
Inersia

Awalnya tidak ada yang salah dengan Risyafa Airen. Seorang murid perempuan tingkat akhir di sekolah menengah atas. Eh, ada yang aneh satu hal. Perempuan ini hobi membolos. Sekolah udah seperti punya Ayahnya aja! Satu kejadian di kelas membuat Revanza mau tidak mau berhubungan dengan Risya, karena Revan menyenggol teman seperjuangannya Risya. Berawal dari kejadian itu, tanpa disadari "tidak ada yang salah" dengan Risya ternyata hanya luarnya saja. Revan tidak tau bagaimana Risya menghadapi semuanya. Menghadapi rentetan kejadian yang meremukkan hati, mematahkan harapan dan menghancurkan hidup seolah tidak berujung. "Karena pada dasarnya manusia cuma pengen dihargai dan didengarkan. Itu semua udah cukup untuk menenangkan diri, kalau abis ini: semuanya bakal baik-baik aja. Emang sih cuma kata-kata dan kedengeran bullshit. Tapi, kata-kata ini yang bikin orang jadi semangat untuk lanjutin hidup, bahkan ketika dunia menyuruhnya untuk menyerah."

More details
WpActionLinkContent Guidelines